Pencuri Senpi Kapolsek Kota Negara Diganjar Hukuman 2 Tahun Penjara

Wayan Suma (kiri) terdakwa kasus pencurian senjata api (senpi). (foto : ist)

Beritabalionline.com – Wayan Suma (45) terdakwa kasus pencurian senjata api (senpi) jenis pistol milik Kapolsek Negara di areal parkir Pura Salaman Serangan Denpasar divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (21/11/2019).

Majelis hakim pimpinan I Made Pasek dalam amar tuntutannya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cokorda Intan Melani Dewie yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 KUHP. Namun setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan mengingatkan, majelis tidak sependapat dengan hukuman 3 tahun penjara yang dimohonkan jaksa.

Karena menurut majelis hakim, pidana penjara bukanlah untuk balas dendam, melainkan untuk memberi efek jera kepada pelaku. “Oleh karena itu menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun potong masa tahanan,” kata hakim dalam putusannya.

Mendengar putusan itu terdakwa yang tidak didampingi pengacara langsung menyatakan menerima. Sementara JPU masih menyatakan pikir – pikir.”Saya menerima putusan ini yang mulia,” kata terdakwa yang juga merupakan resudivis kasus pencurian itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa pada hari Sabtu 3 Agustus 2019 lalu usai sembahyang di Pura Salaman desa Serangan melihat sebuah tas di dalam mobil Jeep milik korban.

Tanpa pikir panjang, terdakwa yang asal Klungkung itu langsung mencongkel dan membuka paksa jendela mobil serta di mengambil tas yang kemudia membawa kabur dengan menumpang ojek.

Setelah mengetahui isi dalam tas itu adalah sepucuk pistol terdakwa panik dan mencari Kadek Sudarma dengan maksud untuk menjual pistol tersebut. Namun saksi Sudarma tidak mau membeli pistol dengan empat butir peluru itu.

Karena takut nggak kuat lalu mengubur senpi tersebut di kawasan GOR Lila Bhuana. Tidak lama kemudian terdakwa berhasil ditangkap saat berada di pasar Kreneng, Senin tanggal 12 Agustus sekira pukul 20 30 WITA. (sar)