Pesta Narkoba, Dua Warga Australia Terancam 12 Tahun Penjara

Dua terdakwa David Van Iersel dan William Cabantog asal Australia jalani persidangan di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Dua warga negara Australia, David Van Iersel (39) dan William Cabantog (36) yang ditangkap karena diduga pesta narkoba jenis kokain, Rabu (20/11/2019) di serat ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk diadili.

Akibat perbuatannya, kedua terdakwa terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Ini dikarenakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Made Ayu Citra Mayasari menjerat kedua terdakwa dengan Pasal 112 ayat (1) UU narkotika.

Namun, jaksa Kejari Denpasar itu juga menjerat terdakwa dengan pasal yang ancaman hukuman maksimalnya hanya 4 tahun penjara, yaitu Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama.

“Terdakwa David Van Iersel bersama William Cabantog tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika berupa kokain dengan berat 1.12 gram,” kata jaksa yang akrab disapa Maya dalam surat dakwaannya yang dibacakan di muka sidang pimpinan Hakim Heriyanti.

Dalam dakwaan dijelaskan pula, David dan William ditangkap saat pesta kokain di klub malam Lost City di daerah Canggu, Kuta Utara, 19 Juli sekitar pukul 02.30 Wita. Saat digerebek, polisi menemukan kokain 1,12 gram.

Terdakwa mengaku membeli kokain itu dari seseorang bernama Joel yang kini menjadi DPO polisi. “Terdakwa menggunakan kokain dengan diletakkan di atas meja kaca kemudian terdakwa menggunakan uang kertas untuk menyedot kokain secara bergantian,” ungkap Maya.

Menanggapi dakwaan jaksa, pengacara David dan William tidak mengajukan eksepsi. Ketua majelis hakim Heriyanti akan melanjutkan sidang pada Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. (sar)

BACA JUGA:  Jambret Handphone Mahasiswi, Resedivis Dibekuk Polisi