Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Driver Ojek Online Terancam 12 Tahun Penjara

Driver ojek online kenakan baju tahanan Polresta Denpasar. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)
Beritabalionline.com – Driver ojek online bernama Muhamad Nudi Wahyudi (27) ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar karena nekat menjadi kurir narkoba. Akibat perbuatanya ia harus rela meringkuk dibalik sel penjara.
“Tersangka kami tangkap setelah kita buru selama kurang lebih sepekan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan di Mapolresta Denpasar, Rabu (20/11/2019).
Polisi melakukan penyelidikan pascamenerima laporan dari masyarakat bahwa di seputaran Jalan Pulau Bungin, Denpasar Selatan kerap dijadikan ajang transaksi narkoba.
Dari hasil penyelidikan di lapangan diperoleh identitas pelaku yang sehari-hari menjadi driver ojek online. Saat pelaku melintas, di lokasi dimaksud, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 19.00 WITA, petugas langsung meringkusnya.
Saat melakukan penggeledahan polisi tidak menemukan barang bukti di badan pelaku. Untuk pengembangan, ia digelandang ke tempat kosnya di Jalan Pulau Bungin nomor 127, Denpasar Selatan.
Di dalam kamar kos tersangka, ditemukan 262 butir kapsul warna putih hijau berisi serbuk putih MDMA (bahan mentah ekstasi) seberat bersih 35,82 gram, 38 paket bahan mentah ekstasi seberatĀ  bersih 29,73 gram, serta satu paket daun dan biji kering ganja berat bersih 1,10 gram.
Kepada polisi, tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang yang biasa dipanggil Hanny. Namun tersangka mengatakan tidak mengetahui keberadaan pemilik barang.
“Tersangka memperoleh upah Rp500 ribu untuk menjadi kurir. Aksi tersebut dilakukan sejak dua bulan terakhir,” terang Kombes Ruddi.
Tersangka dikenakan pasal 112 ayat (2) dan pasal 111 ayat (1) UU. RI. No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun. (agw)