Kerja Sama KAGAMA-John Fawcett Foundation Tangani Penyakit Mata dan Operasi Katarak

Penandatanganan kerja sama MoU KAGAMA dengan John Fawcett Foundation (JFF). (foto : ist)

Beritabalionline.com – Dalam serangkaian kegiatan Munas ke-XIII Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, pada Jumat (15/11/2019), pengurus Pusat Kagama melakukan penandatanganan kerja sama MoU dengan John Fawcett Foundation (JFF) untuk menangani katarak dan penyakit mata lainnya di Indonesia.

Selaku Ketua Pengurus Pusat Kagama Ginanjar Pranowo mengharapkan agar kerja sama ini bisa meluas ke seluruh Indonesia. “Karena misinya bagus, ingin membantu mereka yang punya kelainan atau penyakit pada mata, saya kira betapa bahagianya mereka dapat melihat dunia yang indah,” ujarnya.

Ia melanjutkan, jika kerja sama ini bisa dilakukan di seluruh Indonesia, maka Kagama akan selalu mendukung dan memberi bantuan semaksimal mungkin.

Sementara perwakilan dari John Fawcett Foundation Gede Bingin mengatakan, dengan adanya kerja sama antara Kagama dan JFF, pihaknya mengharapkan supaya JFF bisa mengakses daerah – daerah yang terpencil. “Supaya kita bisa memberikan mereka perawatan medis, khususnya untuk yang mempunyai keluhan pada mata mereka,” ujar Gede Bingin.

Menurut dia, jumlah penderita katarak yang ada di Bali sekitar 35.000 orang dan dari JFF Indonesia sudah menangani operasi katarak sebanyak 60.000 dari tahun 1991 hingga sekarang.

“Kita memang targetkan setiap tahunnya mendapatkan 4.000 pasien penderita katarak. Tahun 2018 lalu hanya 3.475 pasien yang kita tangani. Pada tahun ini, moga bisa meningkat hingga 3.500, dan saya harapkan untuk tahun depan semoga kami bisa mencapai target 4.000 pasien untuk bisa menangani kasus katarak di Indonesia,” katanya. (tra)

BACA JUGA:  Ngurah Putra Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Pohon Rambutan