Pria Depresi Terobos Penjagaan Mako Brimob Bali

Pria depresi yang terobos Pos Penjagaan Mako Brimob Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nyoman Karang Adiputra membantah bahwa pria bernama Cok Subagio (55) yang menerobos Pos Penjagaan Mako Brimob Bali sambil berteriak bom. Menurutnya, pria tersebut diketahui ketergantungan obat penenang.

“Tidak ada itu (teriak bom). Dia tidak teriak bom, cuma menerobos dan tidak ada identitas apa,” kata Adiputra yang dikonfirmasi awak media di Mapolsek Denpasar Timur, Kamis (14/11/2019).

Cok Subagio diketahui berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Menurut Adiputra, dari keterangan istrinya, bahwa Cok Subagio sudah lama sakit depresi.

“Statusnya sakit depresi, menurut keterangan istrinya sudah dari umur 25 tahun. Dia masih ketergantungan obat penenang,” ujar Adiputra.

“Jadi menurut keterangan istrinya dia memang sedang sakit. Tadi istrinya sedang menebus obat ke apotik dan ditinggal, dia (Cok Subagio) sedang tidur. Begitu balik suaminya sudah tidak ada. Lalu ada informasi suaminya ada di kantor polisi,” jelasnya.

Saat diinterogasi, Cok Subagio hanya diam. Polisi sudah membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar untuk menjalani pemeriksaan medis. (itn)

BACA JUGA:  Bupati Mahayastra Buka Festival Teruna Gianyar Festa 2.0