Mahfud Sebut Ada Menteri Tak Cocok dengan KKR di Periode Pertama Jokowi

Mahfud MD. (foto : Liputan6.com)

Beritabalionline.com – Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengusulkan dibentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi(KKR). Tujuannya untuk mengungkap kasus HAM masa lalu.

Terkait hal ini, Mahfud membenarkan untuk menghidupkan KKR kembali. “Iya (KKR dihidupkan kembali). Dulu kan kita punya Undang-undang KKR ya, tapi dibatalkan oleh MK, dengan catatan harus segera diperbaiki,” ucap Mahfud di kantornya, Jakarta, Kamis (14/9/2009).

Dia menegaskan, sebenarnya KKR di pemerintahan Jokowi sebelumnya sudah diperbaiki. Akan tetapi antara menteri belum ada yang enggak cocok.

“Waktu itu sudah diperbaiki. Cuma kemudian antara menteri pada waktu yang lalu itu masih ada yang enggak cocok,” ungkap Mahfud.

Dia menegaskan, sekarang ini pihaknya melakukan koordinasi kembali, agar bisa menjadikan jalan keluar menyelesaikan masalah HAM masa lalu.

“Sekarang kita apa namanya koordinasikan lagi. Agar bisa menjadi jalan keluar untuk menyelesaikan masalah-masalah masa lalu,” pungkasnya, dilansir merdeka.com. (itn)

BACA JUGA:  Tangkal Penyebaran COVID-19, Pemerintah Tutup 26 Taman Nasional, Termasuk TN Komodo