Bule Prancis Tewas Terseret Arus Pantai Pasut, Tabanan, Bali

Tim SAR mengevakuasi jenazah wisatawan Prancis. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Warga negara asing asal Prancis bernama Gilbert Henry Marcel Guidot (75) terseret arus saat berenang di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terang Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra saat dikonfirmasi, Selasa (12/11/2019).

Jasad korban ditemukan di atas pasir pantai sekitar 1 kilometer arah selatan dari lokasi awal korban terseret arus. Basarnas Bali sendiri memperoleh informasi dari warga bernama Trisna, Senin (11/11/2019) sekitar pukul 17.45 WITA.

Penyisiran darat sudah dimulai sejak pukul 19.25 WITA. Selain dari Basarnas, unsur SAR lainnya yang terlibat di antaranya BPBD Tabanan, Polres Kerambitan, SAR Samapta Polda Bali, Polair Polres Tabanan, RAPI Tabanan, dan msyarakat setempat.

“Semalam tim SAR gabungan melakukan dua kali penyisiran darat ke arah selatan sepanjang bibir pantai. Pada pukul 23.45 WITA jasadnya ditemukan dalam keadaan tertelungkup,” jelas Junetra.

Informasi dirangkum, sebelumnya korban dan 10 wisatawan asing asal Prancis lainnya berangkat dari Hotel Legawa Sanur, Denpasar menuju wilayah Desa Belimbing, Tabanan, Senin (11/11/2019) sekitar pukul 08.00 WITA.

Korban bersama rombongan berkeliling ke obyek-obyek wisata di Kabupaten Tabanan dengan menggunakan sepeda gayung. Usai makan siang di wilayah Bajra, rombongan yang didampingi dua orang pemandu bernama I Made Murtika (51) dan I Gde Nova Suastika Putra (28) menuju Pantai Pasut.

Korban bersama rombongan kemudian mandi di pantai. Namun sekitar 15 menit, bule paruh baya tersebut hilang terseret arus pantai.

“Dugaan awal korban tidak bisa berenang. Jenazah korban tadi malam langsung dibawa ke RSU Tabanan,” kata Made Junetra. (agw)

BACA JUGA:  Polisi Sidak Platinum Karaoke, 'Warning' Pihak Manajemen Tak Buka Selama PPKM