Wali Kota Rai Mantra Lantik 23 Perbekel Terpilih Se-Kota Denpasar

Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melantik 23 Perbekel se-Kota Denpasar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Sebanyak 23 perbekel terpilih hasil Pilkel serentak tahun 2019 diambil sumpahnya dan dilantik secara resmi oleh Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Wantilan Ayung III IPA Blusung, PDAM Kota Denpasar, Senin (11/11/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Forkopimda Kota Denpasar, pimpinan OPD serta perangkat Desa se-Kota Denpasar.

Wali Kota Rai Mantra dalam sambutannya menekankan bahwa perbekel merupakan ujung tombak pemerintahan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan posisi yang sangat strategis tersebut menjadikan perbekel memiliki peranan yang vital. Sehingga diperlukan sinerigitas antara perbekel dalam segala bidang pembangunan.

Menurut Rai Mantra, keberadaan perbekel saat ini wajib menjadi solusi atas permasalahan di masyarakat. Hal ini dilaksanakan dengan mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat, serta menggali potensi desa dengan tetap mempertahkankan karakteristik dan jati diri desa.

“Kedepan tantangan kita akan samakin kompleks, dibutuhkan tata kelola pemerintahan desa yang mampu memberikan solusi atas permasalahan di masyarakat dengan tetap mempertahankan kearifan lokal tanpa kehilangan modal dasar kebudayaan yang adi luhung,” katanya, mengingatkan.

Wali Kota juga berpesan kepada seluruh perbekel yang baru dilantik agar mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntable. Karena itu, seorang perbekel harus mampu membangkitkan kebersamaan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa.

Adapun 23 Perbekel yang dilantik, yakni untuk Kecamatan Denpasar Timur, Desa Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar, Kesiman Petilan, I Wayan Mariana, Desa Sumerta Kaja, I Gusti Ngurah Mayun, Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana.Untuk di Kecamatan Denpasar Utara, Desa Peguyangan Kangin, I Wayan Susila, Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika, Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha, Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta, Desa Dangin Puri Kaja, AA Ngurah Gede Cahyadi, Desa Dangin Puri Kauh, IB Gede Gana Putra Karang, Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra.

BACA JUGA:  MMDA Denpasar Batasi Jumlah ‘Pemedek’ Saraswati

Kecamatan Denpasar Barat, yakni perbekel petahana Desa Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya, Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra, Desa Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra, Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi, Desa Dauh Puri Kelod, Nengah Suartha, Desa Dauh Puri Kangin, Ni Ketut Anggreni Wati, Desa Tegal Harum, Komang Adi Widiantara.Kecamatan Denpasar Selatan, Desa Sidakarya, I Wayan Rena, Desa Sanur Kaja, I Made Sudana, Desa Sanur Kauh, I Made Ada dan Desa Pemogan, I Made Suwirya. (tra)