400 Mahasiswa dan Akademisi dari 13 Negara Ikuti ‘Annual Conference’ di Bali

Peserta ‘Anual Conference’ 2019 di Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Internasional Pelayanan Publik 2019. Konferensi ini digelar Indonesian Association for Public Administration (IAPA) dan Asian Group For Public Administration (AGPA) yang bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Peserta yang datang dari 13 negara di Asia, Eropa, dan Amerika akan mengikuti konferensi selama dua hari (11-12 November 2019) di The Stone Hotel-Kuta, Kabupaten Badung.

Di sela-sela berlangsungnya konferensi tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Bali Wayan Sarinah menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Bali sebagai tempat penyelenggaraan konferensi tersebut.

Menurutnya, konferensi yang mengangkat tema memperkuat peran administrasi publik dalam reformasi publik di era transformasi digital, sangat positif dalam meningkatkan pelayanan publik.

Ia mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Bali sangat fokus kepada peningkatan pelayanan publik berbasis digital, sehingga proses pelayanan publik bisa memberikan nuansa baru baik dalam percepatan pelayanan publik, efisiensi, transparansi maupun profesionalitas.

“Hal ini sangat berkaitan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya misi no 22 yaitu mengembangkan sistem tata kelola pemerintahan daerah yang efektif efisien, terbuka, transparan, akuntabel dan bersih serta meningkatkan pelayan publik terpadu yang cepat, pasti dan murah,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap, hasil dari konferensi ini nantinya dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik di Provinsi Bali.

Sementara itu, Menteri PAN RB dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Menpan RB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan bahwa konferensi tahunan ini diselenggarakan atas kerja sama Menpan RB dengan anggota asosiasi IAPA (Indonesian Association for Public Administration) dan AGPA (Asian Group for Public Administration) serta beberapa uiversitas negeri maupun swasta yang terdapat jurusan Ilmu Administrasi Publik.

BACA JUGA:  Satu Warga Denpasar Positif Corona, Aparat Batasi Akses Jalan ke Kelurahan Panjer

Menurutnya, kegiatan Annual Conference ini mengambil tema “Strengthening The Role of Public Administration in the Global Changing Society: Public Sector Reform & Digital Transformation in Asia”, yang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap performa pejabat publik di kawasan Asia.

Konferensi yang akan berlangsug selama dua hari dengan berbagai kegiatan diskusi ‘panel session’, akan diikuti oleh 400 peserta yang berasal dari para akademisi dan mahasiswa dari mancanegara seperti Asia, Amerika dan Eropa. (tra)