Pria Gangguan Kejiwaan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Polisi lakukan olah TKP di lokasi korban yang tewas gantung diri. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama I Wayan Sudiarta (31) nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Jenazah korban ditemukan tergatung di sebuah rumah kosong di Jalan Tukad Pakerisan gang 11 C Panjer, Denpasar Selatan.

“Korban gantung diri menggunakan tali perban warna coklat tua di pohon santen yang berada di area rumah kosong,” terang Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin, Jumat (8/11/2019) di Denpasar.

Kepada petugas salah seorang saksi, Maria Indrawati Hartuti (31) menerangkan, penemuan orang gantung diri berawal saat anaknya bernama Leonard membuka pintu kamar kos, Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 09.30 WITA.

Anak saksi berteriak histeris ketika melihat seseorang tergantung di pohon yang berjarak beberapa meter dari tempat kos. Saksi yang mendengar teriakan langsung keluar kamar. Di sana saksi baru sadar jika yang tergantung merupakan tetangganya sendiri.

Paman korban bernama Made Sujana (60) yang mengetahui keponakannya gantung diri bergegas menuju TKP yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Namun yang mengejutkan, Made Sujana mengungkapkan jika sebelumnya sang keponakan juga pernah melakukan percobaan bunuh diri.

“Dari keterangan paman korban, tiga minggu yang lalu korban sempat juga melakukan aksi percobaan bunuh diri dengan cara menyayat tangannya,” kata Kasubbag Humas.

Made Sujana lalu menambahkan bahwa sejak tiga hari lalu, korban terlihat keluar masuk rumah dalam keadaan gelisah. Di mata keluarganya, korban juga diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

“Korban ikut dengan pamannya di Panjer sejak SD kelas 5 karena ibu dan bapaknya sudah meninggal,” jelas Iptu Andi Yaqin.

Setelah dipastikan tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan seperti kekerasan di tubuh korban, jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar. (agw)