Pemuda Asal Sumbawa Barat yang Hilang di Perairan Nusa Penida Belum Ditemukan

Tim Basarnas melakukan pencarian di sekitar TKP dan perairan Nusa Penida. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Nasib naas dialami pemuda bernama Muhammad Tohir (20). Ia hilang saat mencari tanaman laut jenis akar batu di Water Sport Samala perairan Banjar Telaga, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Atas kejadian tersebut, Basarnas Bali yang mendapatkan laporan langsung menerjukan tim untuk melakukan pencarian. Namun, memasuki hari kedua (Minggu, 3/11/2019) korban belum berhasil ditemukan.

“Korban hilang setelah terseret arus laut saat sedang mencari tanaman laut,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (4/11/2019).

Sebelumnya, korban yang berasal dari Dusun Bangsal, Desa Labuan Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB ini menyelam di TKP bersama temannya bernama Daim (25), pada Jumat (1/11/2019) sekitar pukul 10.00 WITA.

Keduanya menyelam di kedalaman 50 meter dengan hanya menggunakan satu tabung selam saja, yang digunakan secara bergantian. Sekitar 30 menit menyelam, oksigen dalam tabung sudah habis.

Daim kemudian naik ke permukaan. Di sana ia baru menyadari jika korban tidak ikut naik. Daim yang sudah kelelahan kemudian dibantu warga yang kebetulan berada di lokasi.

Warga yang mengetahui Tohir hilang terseret arus kemudian berusaha melakukan pencarian namun tidak ketemu.

Basarnas Bali yang menerima laporan menerjunkan Unit Siaga SAR Nusa Penida. Usai melakukan koordinasi, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat.

“Area penyisiran difokuskan pada titik awal di mana korban dilaporkan hilang,” jelas Hari Adi Purnomo.

Namun hingga Jumat petang, korban tidak juga ditemukan. Personel Basarnas Bali bersama Balawista, Polsek Nusa Penida, dan pihak water sport yang berupaya melakukan pencarian, Sabtu (2/11/2019) juga harus gigit jari. (agw)

BACA JUGA:  Gagasan "Bali Energi Bersih" Diapresiasi Dubes Republik Slowakia