Pesta Miras Ricuh, Pemuda Asal Sumba Ditebas Temannya

Petugas BPBD Denpasar berupaya menolong korban yang kena tebas temannya saat pesta miras. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemuda bernama Apris (21) mengalami luka parah di bagian bahu sebelah kiri akibat ditebas menggunakan senjata tajam. Korban sudah tidak sadarkan diri saat dilarikan ke rumah sakit.

“Pelaku penebasan dikabarkan teman korban sendiri,” ucap petugas di lapangan, Sabtu (2/11/2019) malam.

Informasi dirangkum, sebelumnya korban dan beberapa orang temannya termasuk pelaku menggelar pesta minuman keras di teras rumah kos korban di Jalan Singkep gang Keong, Pedungan, Denpasar Selatan, Sabtu (2/11/2019) sekitar pukul 20.30 WITA.

Entah apa penyebabnya, para pemuda yang dikabarkan sama-sama berasal dari Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini saling ejek. Lantaran sudah mabuk, mereka kemudian terlibat perkelahian.

Emosi, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini langsung menebas korban menggunakan parang. Penghuni kos yang melihat peristiwa tersebut sontak geger.

Tak berselang lama, datang petugas kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan dan mengamankan terduga pelaku. Sementara petugas BPBD Kota Denpasar yang tiba di lokasi langsung melarikan korban ke RSUP Sanglah Denpasar.

“Kondisi korban lemah karena mengalami pendarahan hebat,” terang petugas BPBD Kota Denpasar.

Sementara itu, sehari sebelumnya juga dikabarkan, diduga akibat terjadi kesalahpahaman saat melakukan ‘pesta’ minuman keras, dua pemuda membabi buta menebas tiga rekan kerjanya menggunakan senjata tajam sejenis parang.

Penebasan bertubi-tubi terhadap tiga korban juga terjadi pada Jumat (1/11/2019) malam sekitar pukul 23.00 WITA di mess gudang besi, Jalan Muding No. 24 Gatot Subroto Barat Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Tersangka pelaku penebasan itu diketahui kakak beradik bernama Semi Adibuwo Octavianus (25)  dan Senik Simri Octavianus (23). Keduanya bersaudara kandung, penduduk asal Kabupaten Rote, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal di mess tersebut.

BACA JUGA:  Nyambi Jadi Kurir Sabu, Sales Marketing Diganjar Hukuman 9 Tahun Penjara

Antara kedua pelaku dengan ketiga korban merupakan rekan kerja di gudang besi di daerah Kuta Utara itu, dan tinggal bersama-sama dalam satu mess. (agw)