Satpol PP Gianyar Sidak Bangunan Pondok Wisata Tanpa Ijin

Petugas Satpol PP Gianyar sebegai garda terdepan pengawal Peraturan Daerah (Perda) terus melakukan patroli ilayah dan pengawasan kelapangan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Petugas Satpol PP Gianyar sebegai garda terdepan pengawal Peraturan Daerah (Perda) terus melakukan patroli wilayah dan pengawasan kelapangan. Dalam inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Sukawati dan Kecamatan Ubud. Di Kecamatan Sukawati, petugas Satpol PP Gianyar melakukan sidak terhadap bangunan pondok wisata yang ada disebelah timur terminal Batubulan, Sukawati. Bangunan ini sudah beroperasi, namun belum memiliki ijin-ijin yang semestinya sudah harus dimiliki.

Petugas Satpol PP Gianyar dalam sidak tersebut juga menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan ditrotoar. Di Kecamatan Sukawati dan Ubud, petugas Satpol PP Gianyar memberangus reklame berupa bender yang pemasangannya tidak berijin. Mereka melanggar Perda No 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

Kasat Pol PP Gianyar, I Made Watha dihubungi Sabtu (2/11/2019) membenarkan pihaknya melakukan sidak-sidak dan penertiban reklame, spanduk, bender-bender yang dipasang tanpa ijin. Pemasang reklame kerap memasang reklame tidak pada tempatnya seperti dengan memaku pohon perindang jalan.”Karena memasang reklame tanpa ijin dan ada juga dipasang dipohon perindang jalan, sehingga kita tertibkan,”kata Kasat Pol PP Gianyar.

Selain melakukan penertiban reklame, dihari yang sama petugas Satpol PP Gianyar juga melakukan sidak bangunan pondok wisata yang sudah beroperasi disebelah timur terminal Batubulan, Sukawati, namun saat petugas minta surat ijin-ijin pemilik tidak mampu menunjukan ijin-ijin yang diperlukan.Terhadap pembangunan pondok wisata, Satpol PP Gianyar langsung memberikan pembinaan.

”Kita juga sidak bangunan pondok wisata disebelah timur terminal Batubulan, Sukawati  tidak memiliki ijin, kita lakukan pembinaan untuk segera mengurusnya, bila nanti kami temukan kembali belum mengurus ijin, kami berikan surat peringatan (SP 1 red),”tegas Watha asal Sukawati.

Petugas Satpol PP Gianyar saat patroli wilayah menemukan pedang kaki lima yang berjualan diatas trotoar.PKL ini langsung diberikan pembinaan untuk tidak lagi berjualan diatas trotoar, sebab trotoar untuk akses pejalan kaki.

BACA JUGA:  Sepi Pembeli, Pemilik Warung Makan di Denpasar Menjerit

“Kita tertibkan PKL yang berjualan diatas trotoar yang semestinya trotoar untuk pejalan kaki,”kata mantan Kadis Sosial Kabupaten Gianyar.(riz)