Terima CSR, Kajari Klungkung Tidak Sediakan Makelar

Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Otto Sompotan menerima secara simbolis bantuan CSR dari BRI.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung Otto Sompotan menyatakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung tidak pernah menyediakan makelar dalam memberikan pelayanan publik. Kejaksaan senantiasa mengedepankan keterbukaan pelayanan publik.

“Saat ini Kejaksaan Negeri Klungkung membuka pelayanan publik berbasis digital/website. Terdapat beberapa informasi dalam website seperti penanganan perkara Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara) Pidum (Pidana Umum), Pidana Khusus. Masyarakat juga bisa melaporkan lewat website ketika menemukan tindakan melawan hukum, termasuk melaporkan jika ada pegawai kejaksaan yang nakal melakukan perbuatan melawan hukum,” ungkap Otto Sompotan saat acara penyerahan bantuan sarana prasarana (Coperate Sosial Responsibility) dari BRI kepada pihak Kejaksaan Negeri Klungkung,Senin (28/10/2019) di Kantor Kejaksaan Negeri, Klungkung.

Menurutnya, ditengah era keterbukaan publik, kualitas pelayanan berupa konsultasi menjadi hal utama. Karena itulah ia berharap dengan bantuan CSR itu, bisa makin mendorong peningkatan kualitas pelayanan dari Kejaksaan Negeri Klungkung.

“Setiap masyarakat yang mengurus tilang,saya sampaikan apa yang dipungut sudah sesuai putusan pengadilan. Dibayarkan langsung ke petugas bank. Tidak ada makelar disini, tidak ada pungli,” tegasnya seraya menyampaikan ucapan terima kasih pada BRI atas bantuan CSR.

Pimpinan Cabang BRI Eldi Ledesa menyampaikan, BRI sebagai salah satu perusahaan BUMN dan perusahaan publik, sudah menjadi kewajiban ikut mendorong upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. “Mudah- mudahan bantuan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat luas. BRI senantiasa mensupport untuk peningkatan pelayanan publik,” Ujar Eldi Ledesa.(yaw)