Sampah Masih Basah, TPA Suwung ‘Sengaja’ Dibakar

Alat berat digunakan untuk mengurai sampah yang terbakar di TPA Suwung. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Mobil pemadam kebakaran masih terlihat hilir mudik menangani kebakaran yang melanda TPA Suwung, Denpasar Selatan. Beberapa alat berat juga tampak memilah sisa-sisa sampah yang terbakar.

“Upaya pemadaman terus dilakukan, kemarin ada 8 unit mobil pemadam dikerahkan, hari ini tidak banyak. Syukurnya hidran di sini dekat,” terang Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja saat ditemui di TPA Suwung, Sabtu (26/10/2019).

Pantauan di lokasi, ada dua area yang terbakar. Informasi diperoleh, luas kebakaran mencapai 50 persen lebih. Sedangkan secara keseluruhan luas TPA Suwung mencapai 2,5 hektar.

“Sampah yang terbakar kita lokalisir dengan membuat sekat-sekat. Kalau tidak seperti itu, sulit kita kendalikan,” papar Kadis Lingkungan Hidup.

Anehnya, sampah-sampah yang terbakar kondisinya belum terlalu lama dan terlihat masih basah. Made Teja juga mengatakan bahwa sampah-sampah tersebut baru datang pada bulan Agustus 2019.

“Secara logika memang ia, karena sampah-sampah ini baru datang bulan Agustus dan masih basah. Namun kami tidak mau berspekulasi, karena bisa juga penyebab kebakaran akibat cuaca,” ucapnya.

Kebakaran TPA Suwung mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah yang berasal dari Denpasar dan sekitarnya tampak parkir di pintu masuk TPA. Kondisi ini berlangsung sejak TPA mulai terbakar, Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 11.00 WITA. (agw)