Pemkot Denpasar Raih Anugerah Pandu Negeri, Rai Mantra Dinobatkan sebagai Pemimpin Inovatif

Acara pemberian Anugerah Pandu Negeri 2019 oleh Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Jika sebelumnya meraih predikat terinovarif dari Kemendagri di bidang Inovative Government Award 2019, kini Kota Denpasar kembali meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Anugerah Pandu Negeri kategori gold, karena dinilai terbaik di bidang tata kelola pemerintahan, pengembangan ekonomi, dan program anti korupsi.

Selain itu, ajang tersebut juga menobatkan Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra sebagai pemimpin inovatif nasional. Rai Mantra satu-satunya kepala daerah dari Bali yang dinobatkan sebagai pemimpin inovatif Indonesia bersama  lima kepala daerah lainnya, yakni Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Bupati Sleman Sri Purnomo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Penghargaan dari  Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) tersebut,  diserahkan langsung Ketua Dewan Penasehat IIPG Prof. Boediono yang juga mantan Wakil Presiden RI 2009-2024 kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, Made Toya mewakili Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat malam (25/10/2019).

Pada kesempatan tersebut Boediono mengatakan, reformasi birokrasi tidak sekadar menghilangkan hal yang menghambat proses birokrasi, tapi membangun sistem itu sendiri yang dapat menghasilkan pelayanan yang baik dan tanpa hambatan.

Regulasi menjadi hal penting agar kegiatan ekonomi, sosial, dan investasi masuk. “Ini menjadi pemikiran kita semua demi negeri kita tercinta ini,”ujarnya. Selamat kepada penerima penghargaan.

Sementara menanggapi pemberian penghargaan tersebut, Wali Kota Rai Mantra mengatakan penghargaan ini menjadi prestasi sekaligus evaluasi bagi Pemkot Denpasar dalam bidang tata kelola pemerintahan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran di Pemkot Denpasar dalam melakukan pembenahan-pembenahan, dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai harapan masyarakat,” demikian Rai Mantra. (tra)