Polisi Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Ganja Masuk Bali

Tumpukan paket ganja diamankan Satresnarkoba Polres Jembrana. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Upaya penyelundupan narkoba melalui Pelabuhan Gilimanuk digagalkan Satresnarkoba Polres Jembrana. Dalam pengungkapan tersebut petugas mengamankan hampir 100 kg ganja kering.

“Ganja tersebut berupa daun, batang dan biji kering yang dibungkus di dalam 100 paket dan dikemas menjadi 4 kardus besar,” ungkap Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Selasa (22/10/2029) di Mapolres Jembrana.

Sebelumnya petugas memperoleh informasi bahwa ada kendaraan Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DK 1580 OW warna putih menuju Bali yang diduga membawa narkoba, Sabtu (19/10/2019) malam.

Tim gabungan khusus yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Jembrana kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa setiap kendaraan dan barang bawaan di pintu masuk (Pos II) Pelabuhan Gilimanuk.

Di sana petugas melihat kendaraan sesuai target berada di jalur antrean pemeriksaan. Tanpa buang waktu kendaraan yang dikemudikan oleh Herman Pelani (35) bersama Umar Saleh Siregar (27) lalu diperiksa.

“Kendaraan tersebut mengangkut empat kardus besar. Saat diperiksa mereka mengatakan jika isi dalam kardus yaitu baju batik,” ucap Kapolres didampingi Kasat Resnarkoba AKP Komang Muliyadi.

Petugas tidak langsung percaya. Ketika kardus dibongkar, didapati paket berisi ganja yang ditumpuk di dalam kardus. Kepada polisi tersangka juga mengaku tidak sendirian, melainkan ada jaringan lain yang sebelumnya mengirim paket dari Jakarta dan sudah jalan duluan.

Berbekal keterangan pelaku, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua pelaku lain bernama Faisal Ahmad Rangkuti (33) dan Rikardo Nainggolan (44) di daerah Melaya, Jembrana.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas kembali menemukan paket ganja di mobil Suzuki Escudo dengan nomor polisi B 2321 UR yang dibawa kedua pelaku.

BACA JUGA:  Gunakan Kunci Palsu, Seorang Pemuda Gasak Sepeda Motor di Rumah Kos

Kepada petugas, keempat pelaku mengaku paket ganja tersebut akan dikirim kepada seseorang di Denpasar.

“Ada dua jaringan, pertama yang naik kendaraan mini bus merupakan jaringan Bali. Sedangkan dua pelaku lainnya jaringan Jakarta yang bertugas membawa paket dari Jakarta. Sebelum masuk ke Bali, mereka terlebih dulu bertemu dan menginap di daerah Banyuwangi,” jelas Kapolres.

Selain 4 kardus berisi ganja dengan total berat 97.914 gram brutto atau netto 97.816,4 gram, petugas juga menemukan barang bukti lain yakni dua plastik klip sabu seberat 0,24 gram, uang tunai Rp4 juta lebih, beberapa handphone serta dua unit mobil.

Keempat tersangka dijerat pasal berlapis Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (agw)