Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Dua Warga Thailand Diamankan Petugas

Dua warga negara Thailand beserta sabu saat diamankan. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Upaya penyelundupan narkoba dari luar negeri melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali. Dua orang warga negara Thailand masing-masing bernama Kasarin Khamkhao (26) dan Sanicha Maneetes (27) diamankan dalam kasus tersebut.

“Dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 958 gram bruto,” terang Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono saat ekspose kasus di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Senin (21/10/2019).

Pengungkapan kasus berawal ketika dua tersangka tiba di Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat Thai AirAsia nomor penerbangan FD398 rute Don Mueang-Denpasar, Minggu (13/10/2019) sekitar pukul 01.30 WITA.

Mendekati pintu pemeriksaan, Kasarin Khamkhao terlihat panik sehingga menimbulkan kecurigaan petugas. Perempuan yang di negaranya mempunyai usaha persewaan sepeda motor ini kemudian digiring menuju ruang pemeriksaan.

Di sana petugas menemukan sebuah bungkusan karton warna coklat yang disembunyikan di celana dalam yang ia kenakan. Usai memeriksa Kasarin, petugas giliran memeriksa Sanicha Maneetes yang juga terlihat panik saat melewati pintu pemeriksaan barang.

Hasilnya, petugas menemukan dua bungkusan warna coklat yang disembunyikan di antara barang bawaan. Atas temuan tersebut, petugas kemudian memeriksa barang hasil tangkapan di Laboratorium Bea Cukai Ngurah.

“Dari hasil uji laboratoritum menunjukkan bahwa semua bungkusan tersebut positif mengandung sediaan narkotika jenis Methamphetamine (sabu). Kemungkinan mereka ini satu jaringan, karena kemasan yang digunakan membawa barang ada kesamaan,” terang Himawan.

Satresnarkoba Polresta Denpasar yang melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka memperoleh keterangan bahwa barang tersebut rencananya akan diserahkan kepada seseorang yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

“Kedua tersangka ini merupakan kurir. Mereka disuruh oleh seseorang mengantar barang ke Bali,” ungkap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat berada di Kantor Bea Cukai.

Dugaan awal, sabu seberat hampir 1 kilogram tersebut akan diedarkan di Bali. Kepada petugas, kedua tersangka juga mengaku jika sukses mengantar barang maka akan diberi upah.

“Karena belum sempat bertemu dengan penerima barang, maka mereka juga tidak memperoleh upah, karena sesuai perjanjian upah diberikan kalau barang sudah diterima oleh seseorang yang masih dalam penyelidikan,” papar Kapolresta.

Kedua warga negara Thailand ini dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati. (agw)