Sasar Wanita, Pelaku Jambret Digulung Polisi

AKBP Benny Pramono beri keterangan pers terkait kasus penjambretan wanita. (foto : Agung Widodo)

Beritabalionline.com – Nasib naas dialami seorang wanita bernama Ni Wayan Iyennita Sari. Ia menjadi korban jambret saat melintas di Jalan Serma Jodog, Sanglah, Denpasar Barat.

“Handphone merk Oppo milik korban dibawa kabur pelaku sehingga dia menderita kerugian Rp4 juta,” terang Waka Polresta Denpasar AKBP Benny Pramono, Senin (7/10/2019) di Mapolresta Denpasar.

Kejadian berawal saat korban yang tinggal di Jalan Serma Jodog nomor 17 Sanglah, Denpasar ini berjalan kaki hendak menuju Apotek yang berada tidak jauh dari rumahnya, Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 17.30 WITA.

Saat korban membuka email dari handphonenya, dari arah belakang datang pelaku menggunakan sepeda motor mendekati korban. Melihat korban lengah, pelaku mengambil handphone korban dan langsung kabur.

Dari keterangan saksi serta hasil penyelidikan di lapangan, tim Resmob Polresta Denpasar mengantongi ciri-ciri pelaku. Polisi yang melakukan pengejaran memperoleh informasi jika pelaku tinggal di seputaran Jalan Letda Reta gang 26 nomor 3 Yangbatu Kauh, Renon, Denpasar.

Pelaku bernama Muhammad Efendi (31) akhirnya diamankan saat berada di rumah kontrakannya, Jumat (4/10/2019) sekitar pukul 16.00 WITA.

Waka Polresta menerangkan, dari hasil pemeriksaan, pelaku tidak saja menjambret handphone wanita di Jalan Serma Jodog Sanglah, namun juga beraksi di beberapa TKP berbeda.

Di Jalan Keboiwa, Gatot Subroto Barat, pelaku mengambil tas berisi handphone, buku tabungan serta surat-surat milik seorang perempuan yang ditaruh di jok tengah sepeda motor.

Di seputaran RSUP Sanglah Denpasar, pelaku merampas handphone milik seorang wanita yang tengah berjalan kaki. Aksi berlanjut. Pelaku kembali menjambret handphone di belakang Kampus UNUD Denpasar.

“Sasaran pelaku yakni perempuan yang tengah berjalan kaki atau mengendarai sepeda motor sendiri. Ketika korban lengah, pelaku langsung beraksi. Oleh pelaku barang hasil kejahatan dijual melalui toko online,” jelas Waka Polresta.

BACA JUGA:  Polisi Sebut Magazen Pelaku Perampokan Money Changer Identik Senjata Brimob Polda Bali yang Hilang

Dari tangan pria yang sehari-hari berjualan di pasar ini, petugas mengamankan sebuah handphone merk Oppo warna hitam milik Wayan Sari, serta sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi.

“Tersangka kita kenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” sambung Kasat Reskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan ketika mendampingi Waka Polresta. *agw