Lestarikan Sungai, DKPKP Gianyar Tebar Benih Ikan

Jajaran DKPKP Gianyar saat menebar ikan di saluran irigasi Desa Serongga di Banjar Serongga Kelod, Gianyar.(foto: yesiariska)

Beritabalionline.com – Untuk memperbaiki ekosistem sekaligus untuk menambah stock ikan di perairan umum, Pemkab. Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) secara rutin melakukan kegiatan restocking atau penebaran benih ikan di sungai/subak di beberapa wilayah di Kabupaten Gianyar.

Restocking adalah salah satu upaya penambahan stock ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum. Selain itu penebaran benih di sungai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus untuk menjaga kelestarian alam dan memperbaiki ekosistem perairan di sungai setempat.

“Karena ada ikan, masyarakat jadi terdorong untuk menjaga kebersihan sungai atau kali, mereka tidak lagi membuang sampah dan jadi rutin membersihkan sungai jika sampah atau kotoran yang menyangkut. Mereka kan juga tidak mau jika benih ikan yang ditebar mati,” jelas Kepala DKPKP Ir. Dewi Hariani saat penebaran benih ikan di saluran irigasi Desa Serongga di Banjar Serongga Kelod, Gianyar, Bali, Minggu (6/10/2019).

Dewi Hariani yang didampingi Kabid Perikanan Budidaya DKPKP Gianyar, Pande Putu Sri Ratnawati,SPT.M.Si, menambahkan untuk restocking kali ini ada sekitar 3 ribu bibit ikan nila yang disebar. Ia berharap dengan adanya restocking ini masyarakat sekitar dapat memberdayakan kembali fungsi sungai dan mau menjaga benih- benih ikan yang ditebar agar bisa hidup dan berkembang biak dengan baik.

“Kami di pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu saya sangat berterimakasih pada Sekaa Teruna Eka Jaya Canti Banjar Serongga Kelod yang proaktif memohon bantuan restocking di wilayahnya, mari kita sama-sama peduli terhadap kelestarian lingkungan dan kebetulan juga Desa Serongga merupakan desa binaan kami di DKPKP,” imbuh Dewi Hariani.

Sementara itu, Kepala Desa Serongga, I Nyoman Gde Triyasa,SH menjelaskan pihaknya akan terus berupaya untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan restocking ini merupakan langkah awal, untuk ke depannya nanti akan ada pengelolaan lebih lanjut.

BACA JUGA:  "Dihantam" Corona, Warung Mak Beng Tutup karena Sepi Pembeli

Saat ini di Banjar Serongga Kelod ada 3 subak yaitu Subak Cegung, Subak Teganan dan Subak Kapuan, dimana ke depannya rencananya di aliran sungai nanti akan dibuat sekat-sekat untuk memelihara ikan. “Ini baru rencana kami yang nantinya akan bekerjasama dengan LPM untuk pembudidayaan ikan di air deras, dimana tentu saja dapat meningkatkan kesejahteraan warga setempat,” jelas Gde Triyasa.

Pihaknya juga berterimakasi atas bantuan benih ikan dan berjanji akan melanjutkan dan menjaga kelestarian lingkungan, agar kegiatan yang bermanfaat ini tidak sia-sia.(yes)