Gelar Operasi Antik, Polresta Denpasar Amankan 10 Orang Kurir Narkoba

Polresta Denpasar beber barang bukti hasil Operasi Antik 2019. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap 10 orang kurir narkoba saat menggelar Operasi Antik 2019. Selain itu petugas kepolisian juga mengamankan 18 orang pemakai narkoba.

“Salah satu tersangka bernama Fery (31) merupakan residivis dalam kasus sama. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti lima paket sabu seberat 3,71 gram dan 224,5 butir ekstasi,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan saat ekspose kasus di Mapolresta Denpasar, Kamis (3/10/2019).

Kepada polisi, tersangka mengaku kembali menjadi kurir sejak tiga bulan terakhir pasca keluar dari LP Kerobokan. Terkait barang, tersangka yang tinggal di seputaran Jalan Dewata, Kelurahan, Sidikaraya, Denpasar Selatan ini mengaku memperoleh dari seseorang tidak dikenal.

Kurir narkoba dirantai kaki dan tangannya. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Dari tangan 10 orang kurir yang ditangkap di lokasi yang berbeda, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 113,58 gram, ekstasi 310,5 butir, ganja 13,38 gram, serta tembakau sintetis (ganja gorila) seberat 4,45 gram.

“10 orang kurir yang ditangkap terlibat dalam satu jaringan peredaran narkoba di wilayah Denpasar,” jelas Kapolresta dengan didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mikael Hutabarat.

Tidak hanya itu, dalam Operasi Antik yang berlangsung dari tanggal 13-28 September 2019 ini, Polresta Denpasar juga menyita puluhan botol minuman keras berbagai merk dari sebuah tempat hiburan malam lantaran tidak memiliki izin menjual miras.

“Dengan dilaksanakan Operasi Antik 2019 ini, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar dengan diback up Satgas CTOC Polda Bali berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sebanyak 3000 jiwa,” kata Kombes Ruddi Setiawan. (agw)

BACA JUGA:  Bunuh Majikan, Pria Asal Jombang Dituntut 8 Tahun Penjara