Hasil Sementara, Bali Kantongi 7 Tiket PON Panjat Tebing

Atlet Panjat Tebing Bali memulai perjuangan dengan gigih di Surabaya demi mengantongi tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Atlet Panjat Tebing Bali memulai perjuangan dengan gigih di Surabaya demi mengantongi tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Informasi sementara yang disampaikan Wakil Ketua II Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Suhardi Eka Prasetya Selasa (1/10) siang, Untuk saat ini, dari hitung-hitungan awal Bali sudah mengantongi 7 tiket PON dari 14 nomor yang dipertandingkan di ajang pra kualifikasi kali ini.

“Kita sebenarnya target 10 kuota yang lolos di Pra PON ini. Tapi untuk sementara dari hitung-hitungan kasar kita, belum resmi dari panitia, kita baru masuk tujuh atlet baik di boulder, lead, dan ini kita berharap juga di nomor combine putra, putri, semoga saja bisa masuk,” ucapnya.

Sejumlah nama yang dipastikan melenggang ke PON diantaranya pemanjat unggulan Bali Temi Lasa, dan Nadya Putri Virgita. Suhardi berharap dengan sisa dua nomor yang dipertandingkan yakni combine putra dan putri juga dapat mengantongi tiket PON.

Disinggung soal permasalahan yang dihadapi di babak pra kualifikasi PON ini, menurut Suhardi selain lawan berat, juga diganjal permasalahan teknis seperti timer error, kondisi lapangan yang cukup panas, hingga media di nomor speed yang tidak berstandar sehingga menyebabkan jalannya pertandingan kurang menarik.

“Memang di beberapa pelaksanaan kita ada terkendala teknis. Ada beberapa atlet kita yang seharusnya lolos tapi karena timer error jadinya tidak masuk di posisi 8 besar. Kemudian lapangan di sini juga panas, juga media untuk speednya juga kurang berstandar sehingga mempengaruhi atlet kita tampil. Mereka bertandingnya satu-satu bukan diadu dengan lainnya, sehingga jadi kurang menarik,” tuturnya.

Untuk hasil raihan medali kontingen Bali di Pra PON, para pemanjat Bali mampu mengoleksi 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.(arz)