Lanjutkan Kasus Lisa Marlina, Ni Luh Djelantik Kembali Sambangi Polda Bali

Lisa Marlina (kiri) dan Ni Luh Djelantik. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Desainer kondang Ni Luh Djelantik, Senin (30/9/2019) kembali menyambangi Mapolda Bali untuk melanjutkan kasus pelaporan Lisa Marlina, yang diduga telah melecehkan Bali melalui unggahan status di akun Twitternya beberapa waktu lalu.

Niluh Djelantik yang didampingi oleh kuasa hukumnya Daniar Trisasongko menyatakan akan terus mengikuti kasus ini sesuai dengan peraturan hukum yang ada.

“Teman baik saya sebenarnya mendapat telepon dari Lisa Marlina, yang menjelaskan situasi yang dialami terkait kasus yang dihadapi. Beliau secara pribadi menyatakan ingin bertemu dan minta maaf. Tapi saya tegaskan, semua harus melalui pengacara saya. Saya tidak bertemu langsung dengan Lisa Marlina, harus melalui pengacara saya,” kata Niluh Djelantik kepada awak media.

Terkait permohonan maaf yang dilontarkan Lisa Marlina, Niluh Djelantik mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan maaf sejak cuitan tersebut muncul. Akan tetapi, ia akan tetap meneruskan kasus ini agar tetap berjalan, supaya tidak ada lagi orang yang berani menghina daerah yang lain.

Daniar Trisasongko menambahkan, pihak penyidik masih melaksanakan proses penyelidikan. “Pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, ahli bahasa dan juga telah memeriksa Lisa Marlina,” terang Daniar.

Dikatakan Daniar bahwa kliennya bersikukuh meneruskan kasus ini. “Mbok Niluh adalah pencari keadilan untuk masyarakat Bali. Beliau akan menghadirkan saksi ahli bahasa dengan kualifikasi tertentu yang akan menjelaskan redaksional apa yang telah diupload di dalam akun twitter Lisa Marlina itu. Karena unsurnya sebagai pelanggaran UU ITE yang diatur dalam Pasal 28,” ujar Daniar.

Sementara itu, sebelumnya Niluh Djelantik datang ke kantor polisi untuk meneruskan proses BAP terhadap Lisa Marlina yang dianggap telah menghina dan melecehkan Bali lewat pernyataannya di media sosial.

Niluh Djelantik mengaku mendapatkan informasi tentang penghinaan terhadap Bali pada 20 Juli 2019. Sebelum melaporkan Lisa, Niluh Djelantik juga sempat berkomunikasi dengan terlapor yaitu Lisa Marlina melalui WhatsApp (WA) milik pribadi Niluh Djelantik.

Dengan jelas melalui akun twitter, Lisa Marlina menuliskan pada tanggal 20 Juli 2019, jam 8:49 AM @lisaboedi: “Di Bali itu ga ada pelecehan sexual Karena kl dilecehkan ya seneng2 aja, mau menyalurkam hasrat pun gampang karena pelacur dan pelacuran nya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi ga akan akan ada yg dilaporin lah”.

Cuitan ini sontak mendapat respon warganet secara bertubi-tubi dalam waktu singkat. (ssd)