Curi Tabung Pemadam Kebakaran, Rekanan Rumah Sakit Diciduk Polisi

Pelaku (dua dari kanan) beserta barang bukti saat diamankan polisi. (foto : ist

Beritabalionline.com – Pria bernama Iwan Sudartha (46) digelandang ke kantor polisi atas kasus pencurian tabung alat pemadam api ringan (APAR) di RSU Tabanan. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti 10 buah tabung APAR.

“Pelaku merupakan rekanan yang mensuplai alat-alat pemadam kebakaran ringan di RSU Tabanan,” terang Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu Made Budiarta kepada awak media, Senin (30/9/2019) di Tabanan.

Terungkapnya kasus ini berawal saat petugas rumah sakit bernama I Made Taman Sidiarta (51) dan I Made Bogi Bahana Lenge (38) tengah mengecek CCTV rumah sakit yang sedang rusak, Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 08.00 WITA.

Di sana mereka mendapati seseorang tengah mengambil 2 tabung APAR ukuran 3,5 kilogram untuk ditukar dengan tabung lain. Namun ketika diperiksa, tabung yang dipasang oleh pria tersebut merupakan tabung rusak.

Atas saran Putu Antika selaku Kasubid Umum rumah sakit, keduanya disuruh melapor ke Polres Tabanan. Polisi yang menerima laporan, Senin (23/9/2019) langsung melakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan para saksi dan petunjuk di TKP, petugas berhasil mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku. Dari hasil penyelidikan, Tim Opsnal Reskrim Polres Tabanan memperoleh informasi pelaku berada di Denpasar.

Namun setelah dikejar, polisi kehilangan jejak. Usaha petugas tidak sia-sia, Iwan berhasil diringkus saat berada di Jalan Gajah Mada, Tabanan, Selasa (24/9/2019) sekitar pukul 11.00 WITA. Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya.

Kepada polisi, pria asal Surabaya yang tinggal di Buleleng ini mengatakan jika tabung APAR yang ditukar di RSU Tabanan oleh pelaku kemudian dijual ke Kantor Balai Besar Riset Budi Daya Laut dan Penyuluhan Perikanan Singaraja.

“Hasil pemeriksaan tersangka mengaku sudah lima kali menjalankan aksinya. Agar tidak dicurigai oleh petugas keamanan RSU, dia menukar tabung APAR dengan yang rusak,” jelas Kasubbag Humas. (agw)