31 Korban Tewas dalam Kericuhan di Papua

Bentrok massa di Papua.

Beritabalionline.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat ada 31 orang meninggal dunia dan 43 lainnya masih dirawat di rumah sakit akibat kericuhan di Papua. Data ini berdasarkan data yang ditemukan oleh Komnas HAM di lapangan.

“Korban sampai Minggu sudah 31 korban tewas. Ini tragedi kemanusiaan menyasar kemanusiaan dan kami tidak mau ungkap background rasnya dari mana saja. Total korban 31,” kata Komisioner Komnas HAM Muhammad Choirul Anam, di Kantor Komnas HAM, di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Sementara itu Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menambahkan, selain mencatat korban, pihaknya juga melakukan pendataan terkait pengungsi dari konflik tersebut.

“Dalam catatan kami (Komnas HAM) ada 5.000 pengungsi di Polres Wamena, 2.700 di Kodim Wamena dan ada sekitar 500 orang di bandara Wamena. Selain itu ada ribuan lagi yang eksodus,” kata Taufan.

Menurutnya, pengungkapan tragedi ini penting diketahui siapa pelakunya dan apa motifnya. Selain itu, penegakan hukum dibutuhkan agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi ke depannya.

“Kalau tidak dilakukan proses penegakan hukum, kita sangat khawatir nanti ada terulang lagi peristiwa-peristiwa yang sama. Karena situasinya tidak hanya di Wamena, Papua itu suasananya tegang,” tegasnya. (itn)

BACA JUGA:  Isu Penyanderaan Rombongan Ketua DPRD Nduga Papua Cuma Propaganda