Puluhan Pelajar Demo di DPR Berakhir Ricuh

Demo pelajar tolak RUU KUHP di Depan Gedung DPR berujung bentrok dengan polisi. (foto : Liputan6.com)

Beritabalionline.com – Bentrokan kembali terjadi di belakang gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Massa terlihat melempari aparat dengan batu. Polisi membalas dengan tembakan gas air mata.

Dari pantauan di lokasi, Rabu (25/9/2019), bentrokan pecah di perempatan lampu merah Palmerah, Jakarta Barat. Bedanya kali ini massa berasal dari kalangan pelajar beberapa sekolah.

Akibatnya, Polda Metro Jaya (PMJ) kembali melakukan rekayasa lalu lintas akibat demo yang dilakukan oleh sejumlah pelajar dari Sekolah Teknik Menengah (STM) untuk menolak RUU KUHP di depan DPR RI.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya I Made Bagus Prasetya mengatakan rekayasa dilakukan di lima ruas jalan yang berada di sekitar area terjadinya aksi massa.

Para pelajar yang menggelar demo itu terlihat memakai seragam, dan ada yang menggunakan baju pramuka. Selain melempar batu, mereka juga membakar ban. Beberapa pelajar terlihat membawa spanduk bertuliskan ‘Tolak RUU KUHP’.

Akibat kejadian ini banyak mobil terjebak. Arus lalu lintas menuju Permata Hijau sudah tidak bisa dilalui.

Sebelumnya, pelajar dari STM yang berkumpul di depan DPR sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka diangkut memakai mobil polisi ke Polda Metro Jaya.

Sementara itu di flyover Slipi massa masih berkumpul. Sempat terjadi aksi saling dorong. (itn)

BACA JUGA:  Ketua PWI Sebut Mendiang Jakob Oetama Sosok Jalan Tengah