Ambil Paketan Ganja, Dua Pemuda Asal Medan Nangis Divonis 8 Tahun Penjara

Iwan Boris Marbun dan David Purba saat menjalani sidang vonis di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Dua pemuda asal, Medan, Sumatera Utara, Iwan Boris Marbun (21) dan David Purba (27) yang menjadi terdakwa dalam kasus narkoba, menangis saat mengetahui dirinya divonis 8 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (25/9/2019).

Majelis hakim pimpinan IA. Adnya Dewi dalam amar putusannya menyatakan perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Terdakwa terbukti bermufakat jahat tanpa hak atau melawan hukum, yakni menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman,” tegas hakim dalam amar putusannya.

Selain dihukum penjara, kedua terdakwa yang didampingi pengacara Jimmi Jeffri Daniel Saragih juga diganjar dengan hukuman denda Rp800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 3 bulan.

Putusan ini lebih ringan 2 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Raka Arimbawa. Atas putusan itu, setelah konsultasi dengan pengacaranya, keduanya pun menyatakan menerima.

Diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa terjerat kasus ini berawal saat David Purba dihuhungi seseorang bernama Obel untuk mengambil paketan yang dialamatkan di Toko Elektronik Kenanga Jaya Bali di Gatsu Timur dengan nama penerima Adi Putra.

Oleh Obel, paketan itu diminta diberikan kepada orang yang bernama Bang Jali. Karena saat itu David berada di Bogor, dia lalu meminta tolong Iwan Boris yang kebetulan tinggal di Denpasar.

Tanpa pikir panjang, Iwan Boris, pada 30 April 2019 sekira pukul 09.39 WITA langsung menuju alamat pengiriman paket, yang katanya paketan itu berisi 5 stel kain.

Tapi apes bagi Boris, saat mengambil paketan dia langsung diamankan petugas dari BNNP Bali dan selanjutnya dilakukan penggledahan terhadap paket tersebut yang isinya ada 5 stel kain yang di dalamnya ada bungkusan pelastik berisi daun kering diduga ganja seberat 389,68 gram.

Kepada petugas Boris mengaku tidak mengetahui kalau isi paket tersebut adalah ganja. Namun petugas tidak menghiraukan pengakuannya dan meminta Boris memancing David untuk datang. (sar)