IRT Dilatih Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan

Para peserta pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Dalam rangka meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional perempuan serta meningkatkan potensi sumber daya alam melalui berbagai kegiatan keterampilan, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan menggelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P), bertempat di Kantor Perbekel Delod Peken, Tabanan, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 10 hari dengan melibatkan 20 orang kader perempuan yang sebagian merupakan ibu rumah tangga (IRT) di Desa Delod Peken, dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta pelatihan.

Rai Wahyuni Sanjaya menjelaskan, kegiatan Pelatihan PKH-P ini merupakan bantuan penyelenggaraan operasional penyelenggaraan pendidikkan berkelanjutan tahun 2019 yang diberikan kepada lembaga penyelenggara program pendidikan berkelanjutan, yang dalam hal ini adalah TP PKK Kabupaten Tabanan.

”Pelatihan ini untuk meningkatkan kecakapan personal, akademik, sosial dan vokasional perempuan marginal, mengurangi dampak resiko sosial kelompok perempuan marginal dan meningkatkan potensi sumber daya alam melalui berbagai kegiatan keterampilan serta memotivasi Pemerintah Daerah dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui rencana aksi daerah,” terangnya.

Dalam mewujudkan tujuan tersebut, Rai Wahyuni Sanjaya berpesan agar seluruh peserta pelatihan dengan sungguh-sungguh mengikuti tahapan demi tahapan kepelatihan, sehingga apa yang diharapkan bersama bisa terwujud. Disamping itu, kegiatan ini dijelaskannya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam keluarga sendiri untuk menambah penghasilan keluarga. “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga,” harapnya.

Selain itu, Rai wahyuni Sanjaya berharap agar kegiatan ini berkelanjutan. “Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut setelah pelatihan ini selesai. Selain berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dengan mempunyai ketrampilan tambahan sudah tentu mempunyai hasil tambahan apabila ini ditekuni dengan sunggu-sungguh,” harapnya lagi.

BACA JUGA:  Anggaran Focus Penanganan Covid-19, Pantau 191 PMI

Adapun kegiatan pelatihan tersebut menitikberatkan pada peningkatan ketrampilan para peserta khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, seperti membuat pas bunga dan bunga yang terbuat dari kertas dan lain sebagainya. (riz)