Bayi Kembar Siam Lahir di Buleleng dengan 4 Tangan, 4 Kaki dan 1 Kepala

Bayi malang yang lahir tidak sempurna di Seririt, Buleleng, Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pasangan suami istri berinisial MJ (36) dan KG (35) asal Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, melahirkan bayi kembar siam (dempet dada) berjenis kelamin perempuan.

Bayi malang itu lahir dengan satu kepala, satu badan, empat kaki dan empat tangan. Saat ini, bayi yang lahir dengan tubuh tidak sempurna tersebut dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng.

Kasubag Humas RSUD Buleleng, I Ketut Budi Antara menuturkan, pihaknya menerima bayi tersebut sekitar pukul 5.54 WITA dari bidan praktik di Buleleng pada Senin (23/9/2019) pagi.

“Iya kembar siam dempet. Bayi tersebut merupakan rujukan dari bidan praktik. Karena kondisi pasien melemah kita langsung melakukan perawatan di Ruang ICU, dan sampai saat ini masih terus dilakukan observasi di ruang ICU. Untuk (lahirnya), bukan di (RSUD),” kata Budi saat dikonfirmasi awak media.

Budi menjelaskan, untuk kondisi bayi tersebut, memang ada dengan empat tangan, empat kaki dan satu kepala. “Dengan kondisi memang organ dalamnya tidak tertutup kulit. Jadi ada di luar. Oleh karena itu, kita lakukan penanganan oleh dokter spesialis anak dan dokter spesialis bedah,” ujarnya.

Dikatakan pula, bayi itu lahir dengan kepala dan badan yang normal, yang dempet hanya di bagian dada, tapi dengan kondisi yang satu bagian tubuhnya, tidak utuh. Jadi ada dua tangan dua kaki yang bagian satu tubuhnya yang dempet dan satunya lengkap ada kepalanya, ada tangannya, kemudian ada kakinya. Cuma tidak sempurna pembentukannya agak kecil,” jelas Budi.

Budi melanjutkan, kondisi bayi saat diterima awalnya agak lemah. “Jadi karena itu, kita masukan pasiennya ke ruang ICU sampai saat ini perawatannya memang kondisinya (butuh) bantuan oksigen (atau) bantuan pernapasan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jumlah Pasien Positif Corona di Bali Kembali Melambung (101 Orang)

Budi menambahkan, bayi kembar siam dempet tersebut adalah anak ketiga dari pasangan MJ dan KG dan memiliki berat badan sekitar 2,9 kilogram. Namun untuk anak pertama dan kedua dari pasangan MJ dan KG lahir normal.

“Usia kandungan sudah cukup umur udah 8 bulanan. Ini kan anak yang ketiga dan berat badannya 2,9 kilogram. Cuman kondisi kembar dempet yang tidak sempurna itu bikin kita melakukan perawatan di ruang intensif,” terangnya.

Sementara untuk kondisi ibu, yaitu KG terlihat baik dan di tempatkan pada perawatan Ibu bertempat di Ruangan Melati ll RSUD Buleleng.

Ditanya penyebabnya, Budi mengatakan banyak faktor terutama pada saat pembuahan tidak sempurna. Kemudian, faktor eksternal setelah ibunya hamil dan faktor lainnya. “Jadi, banyak kemungkinan. Kemungkinan karena ada intervensi pengaruh obat saat perkembangan janinnya, sehingga tidak sempurna dan kemungkinan lainnya,” urai Budi.

Budi menjelaskan, kemungkinan setelah bayi tersebut membaik akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sanglah (RSUP) Denpasar.

“Kita masih tunggu perkembangan, tadi informasinya dari tim medis memang kemungkinan merujuk ke RSUP Sanglah kalau memungkinkan itu. Untuk saat in,  karena kondisi pasien (bayi) lemah jadi kita tetap melakukan pelayanan intensif di RSUD dulu. Kemungkinan (kalau) sudah membaik baru  dilakukan proses rujukan (ke RSUP Sanglah),” demikian Budi Antara. (itn)