98 RTP di Gianyar Terima Kartu ‘Kusuka’

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) kabupaten Gianyar menerima kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan (Kusuka) sebanyak 98 orang.(foto: yesi)

Beritabalionline.com – Sebanyak 98 RTP di Gianyar menerima kartu Kusuka. Mungkin belum banyak yang tahu, RTP itu adalah Rumah Tangga Perikanan, dan kartu Kusuka adalah Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Kartu ini tidak hanya diperuntukkan bagi kesejahteraan para nelayan, melainkan juga pelaku usaha kelautan dan perikanan, pengusaha tambak dan juga pengecer ikan. Hal ini tertera dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 39 tahun 2017 tentang Kartu Kusuka. Untuk tahap pertama, di Kabupaten Gianyar ada sebanyak 98 RTP yang menerima  kartu Kusuka ini dari 128 kelompok pembudi daya ikan (Pokdakan).

Penyerahan kartu Kusuka di Gianyar diserahkan langsung oleh Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis BNI Cabang Denpasar, Yose Andrea, didampingi Kabid Perikanan Budidaya DKPKP Gianyar, Pande Putu Sri Ratnawati, di Ruang Rapat DKPKP Gianyar, Selasa (24/9/2019).

Seperti dijelaskan oleh Pande Putu Ratnawati, Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha, percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan serta menciptakan efektivitas dan efisiensi program pemerintah dan pendataan kepada pelaku usaha agar tepat sasaran, perlu melakukan identifikasi terhadap para pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan dengan diterbitkannya kartu Kusuka. Dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.39/2017 sebagai landasan hukum pelaksanaan kegiatan kartu Kusuka baik di pusat maupun di daerah.

“Kartu ini dapat berfungsi sebagai identitas profesi pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan, sebagai basis data untuk memudahkan perlindungan dan pemberdayaan, pelayanan dan pembinaan kepada pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan, dan sarana untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program kementerian,” jelas Pande Putu Ratnawati.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis BNI Cabang Denpasar Yose Andrea, kartu Kusuka sebagai alat pemutakhiran database pelaku usaha.

“Kartu tersebut seperti kartu identitas yang berisi data diri pelaku usaha perikanan mulai dari nelayan, pembudidaya ikan hingga pemasar ikan, kartu ini dibuat agar pelaku usaha semakin mudah mendapatkan modal usaha dari perbankan. Selain berisi data diri, dalam kartu ini juga tertera besar skala usaha yang mereka jalankan,” papar Yose Andrea. (yes)