Telan 1 Kg Sabu, Dua Warga Negara Thailand Dituntut 18 Tahun Penjara

Dua terdakwa, Prakob Seetasang dan Adison Phonlamat di persidangan PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Dua warga negara Thailand, Prakob Seetasang (29), dan Adison Phonlamat (29) yang kedapatan mengimpor narkoba jenis sabu-sabu seberat satu kilogram dituntut 18 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (23/9/2019).

Jaksa Ni Made Suasti Ariani dalam amar tuntutannya yang dibacakan dihadapan majelis hakim PN Denpasar pimpinan Heriyanti menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah tanpa hak mengimpor narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun,” sebut jaksa Kejati Bali itu.

Tak hanya itu, jaksa dalam amar tuntutannya juga menuntut agar kedua terdakwa membayar denda Rp.2 miliar. “Apabila tidak dibayar diganti dengan hukum penjara selama satu tahun,” kata jaksa.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi pengacara dari PBH Peradi Denpasar langsung menyatakan akan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang pekan depan.

Sepeti diberitakan kedua terdakwa memasukkan sabu ke dalam saluran pencernaannya. Terdakwa Prakob, nekat menelan 49 paket sabu total berat 482,49 gram netto, dan terdakwa Adison menelan 51 paket sabu total berat 507,02 gram netto.

Ditangkapnya kedua terdakwa berawal pada Senin, 13 Mei 2019 sekira pukul 02.00 WITA, para terdakwa datang dari Bangkok, Thailand menggunakan pesawat Air Asia FD 398 rute Bangkok-Denpasar.

Dari pemeriksaan petugas Bea dan Cukai Bandara  Ngurah Rai ditemukan sesuatu yang mencurigakan pada tubuh kedua terdakwa.

“Dari pemeriksaan rotgen terhadap terdakwa di Rumah Sakit BIMC diindikasikan terdapat benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan terdakwa,” kata JPU.

BACA JUGA:  Toko Bangunan Dirampok, Satu Orang Meninggal Dunia

Selanjutnya, petugas melakukan upaya untuk mengeluarkan beda mencurigakan tersebut dari tubuh ke dua terdakwa hingga akhirnya didapat total 100 paket klip berisi kristal bening yang mengandung sediaan sabu. (sar)