Sutarsa Tewas Tak Wajar, Tulis Surat Berisi Pesan untuk Sang Ibu

Jenazah Wayan Sutarsa sebelum dievakuasi. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Seorang pria tewas mengenaskan di Jalan Segara Madu, gang Ratna III/5 A Kelan, Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Dari mulut pria yang belakangan diketahui bernama I Wayan Sutarsa (42) tersebut mengeluarkan buih bercampur darah.

“Warga sekitar sempat mendengar suara mengorok. Setelah itu korban kejang-kejang dan langsung lemas,” terang Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah saat dikonfirmasi, Minggu (22/9/2019).

Dari keterangan warga, sebelum ditemukan meninggal pria beralamat di Jalan Uluwatu gang Funbo XV /2, Lingkungan Pasek Kedonganan, Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta, Badung ini terlihat mondar-mandir di seputaran TKP, Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 10.00 WITA.

Korban yang saat itu mengenakan kain (kamben) warna putih dan menggunakan kalung tersebut, kemudian duduk-duduk di bawah pohon ketapang. Tak berselang lama Wayan Sutarsa berteriak dan kejang-kejang.

Surat yang ditulis almarhum. (foto : ist)

Warga yang mendengar teriakan sempat berusaha mendekat, namun karena korban mengancam akan melempar batu, warga yang takut mengurungkan niatnya meski melihat korban sudah dalam keadaan sekarat.

Sontak peristiwa tersebut membuat masyarakat geger. Bendesa Adat Kelan kemudian menghubungi kantor polisi. Petugas yang tiba di sana mendapati korban sudah meninggal dunia.

Selain ditemukan barang-barang seperti KTP, SIM milik korban, polisi juga menemukan KTP, SIM, ATM milik seorang perempuan bernama Gusti Nyoman Suarningsih. Di sana juga ditemukan selembar surat yang ditulis korban.

Surat tersebut bertuliskan “Mek, di bawah ada kuburan Ayu..tolong lapor polisi dan tolong sampaikan permintaan maaf Yang (saya) ke anak-anak. Memek jaga diri, ingat Mek, panggil Yang kalo ada yang nyakitin Memek, menghina Memek”.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah sakit,” terang Kapolsek. (agw)

BACA JUGA:  Bapemperda DPRD Bali Target Dua Perda Tuntas