Gagal Beraksi, Pelaku Jambret Dihajar Warga

Pelaku jambret saat diamankan petugas kepolisian dari amuk massa. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama I Made Sumerta (46) menjadi bulan-bulanan warga saat berusaha kabur setelah menjambret kalung emas milik wanita paruh baya bernama Sumina (50) di Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan.

“Saat kabur motornya menabrak tembok pagar rumah warga. Terus dia masih berusaha lari, warga yang emosi kemudian memukulinya,” ucap sumber di lapangan, Sabtu (14/9/2019).

Saksi mata di lokasi kejadian bernama Jamal (45) menerangkan, pelaku datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm dan berhenti di depan warung milik korban, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 11.00 WITA.

Awalnya, saksi mengira jika pelaku yang tinggal di Jalan Bisma nomor 38 B, Wangaya, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara ini mencari tukang pijat. Pasalnya saat tiba, pelaku berbicara dengan seorang tukang pijat yang sedang makan.

“Saya mengira orang itu mau pijat, karena kebetulan di warung korban ada tukang pijat sedang makan,” ucap saksi yang tinggal tidak jauh dari warung korban.

Rupanya pelaku sudah mengincar kalung milik korban. Usai berbicara dengan tukang pijat, pelaku langsung berdiri dan menarik kalung korban yang saat itu tengah duduk di kursi ibu depan warungnya.

Apes, upaya pelaku menarik kalung emas di leher korban gagal. Kalung tersebut tak kunjung putus dan korban berusaha memegang kalungnya sembari berteriak minta tolong. Pelaku kemudian menyeret korban beberapa meter dan kalung tersebut putus.

Warga yang mendengar teriakan berusaha mengejar pelaku yang sudah panik. Melihat kedatangan warga, pria berbadan kurus ini berusaha segera naik ke motornya. Aneh, bukannya membawa kendaraannya lurus, pelaku malah berusaha untuk belok balik arah.

Tak ayal pelaku kemudian menabrak pagar tembok rumah warga dan terjatuh dari motor. Warga yang sudah mengepung kemudian menghajarnya beramai-ramai. Beruntung tak berselang lama datang polisi yang langsung mengamankan pelaku.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya belum membaca pesan WhatsApp yang dikirim. (agw)