Dishub Gianyar Perluas Jangkauan Angkutan Siswa Gratis

Masyarakat Desa Buahan, Kecamatan Payangan datangi Kadishub Gianyar I Wayan Suamba, untuk minta angkutan siswa.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Setelah dirasakan manfaatnya oleh orangtua siswa dan siswa, Dinas Perhubungan Gianyar terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelayanan ini berupa angkutan siswa gratis yang akan menjangkau seluruh sekolah di masing-masing kecamatan di Gianyar.

Kadishub Gianyar, I Wayan Suamba menyebutkan untuk perluasan jangkauan diakhir 2019 ini, Dishub menambah armada guna memberi pelayanan di Kecamatan Payangan, khususnya di Desa Buahan. “Untuk Kecamatan Payangan, kita baru menambah 8 armada angkutan gratis, ini sudah dihutung sesuai
kebutuhan,” terang Kadishub Wayan Suamba, Kamis (5/9/2019) kemarin. Selain itu, untuk layanan angkutan garis di Desa Kerta, sudah ada dua bus yang beroperasi.

Dikatakannya, untuk wilayah Payangan, banyak anak-anak SMP putus sekolah, karena kesulitan angkutan. “Juga karena tidak dibelikan sepeda motor oleh orangtuanya, sehingga putus sekolah. Nah, dengan alas an itu, tidak ada
lagi anak putus sekolah, kita sudah sediakan layanan angkutan gratis,” tambahnya. Sedangkan untuk pelayanan angkutan siswa gratis ini, Dishub sudah melakukan sosialisasi di Desa Buahan, agar orangtua siswa tidak
memikirkan lagi bagaimana putra-putrinya ke sekolah, utamanya memberikan uang saku naik angkot. Menurut Suamba lagi, dengan layanan tersebut visi-misi bupati dalam hal layanan pendidikan terus dikembangkan.

Di Tahun 2020 mendatang, sesuai dengan evaluasi yang telah dilakukan pada jalur/zona Gianyar-Tampaksiring-Blahbatuh yang semula terdapat 116 armada akan ditambah menjadi 120 armada. Untuk zona Tegalalang yang semula 32 armada akan menjadi 40 armada. “Dan penambahan di zona payangan 8 armada,” ungkapnya, sambil dilanjutkan bahwa penambahan armada hasil evaluasi penghitungan kebutuhan armada.

Dikatakannya, di seluruh Gianyar terdapat 188 armada angkot-angdes yang member layanan angkutan siswa. Sedangkan Dishub juga memiliki 12 bus yang memberikan layanan yang sama. Salah satu warga Blahbatuh, Eka Sanjaya menyebutkan angkutan siswa gratis sangat membantu. Selain tidak memikirkan uang saku untuk BBM juga tidak khawatir dengan putranya kecelakaan di jalan. “Ada pengiritan uang saku banyak, juga tidak was-was menunggu. Mengingat anak SMP tidak boleh mengendarai sepeda motor,” terangnya.(yes)

BACA JUGA:  Angkutan Siswa Gratis Kembali Beroperasi di Klungkung