Kecelakaan Maut Libatkan 21 Kendaraan di Tol Cipularang, 9 Orang Tewas

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang menewaskan 9 orang. (foto : net)

Beritabalionline.com – Kecelakaan maut yang melibatkan 21 Kendaraan terjadi di Tol Cipularang, Kilometer 91.400 jalur Bandung-Jakarta. Seorang pekerja proyek pondasi penahan jalan di Tol Cipularang, Rita Sugiarto (43) mengaku trauma lantaran mengetahui persis detik-detik kecelakaan yang merenggut sembilan korban jiwa tersebut.

“Saya lihat dump truck dari arah atas (Bandung) oleng menabrak pembatas jalan, pokoknya cepat banyak suara keras,” ujarnya di KM 91 Tol Cipularang Kabupaten Purwakarta, Senin (2/8/2019).

Dia bahkan melihat saat dump truk yang diduga sebagai pemicu terjadinya tabrakan beruntun terguling. Selain itu Rita juga menyaksikan, sebuah kendaraan minibus berwarna silver sempat terjun melayang untuk menghindari kendaraan di depan.

“Yang saya ngeri itu saya lihat mobil Xenia terbang kayanya banting setir, soalnya kan dari jalan tol ke bawah itu ada 15 meter tingginya, untungnya supirnya selamat,” jelasnya.

Bukan hanya melihat kendaraan melayang, suasana mencekam cukup terasa ketika tabrakan tersebut terjadi, hingga mengakibatkan terbakarnya empat kendaraan, bahkan suara ledakan terdengar lebih dari dua kali.

“Kalau saya lihat api tiba-tiba muncul, dan ada suara duar dari kendaraan,” ungkapnya.

Rita dan rekan rekannya sempat membantu evakuasi korban saat sejumlah kendaraan terbakar. “Ketika menyelamatkan balita, dari salah satu kendaraan, waktu itu ibunya minta tolong karena tangannya kesakitan,” papar Rita.

Sedangkan dalam kejadian tersebut seluruh korban luka maupun meninggal langsung dievakuasi ke Rumah Sakit di Purwakarta, yaitu Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit Thamrin, RS Bhakti Husada dan RSUD Bayu Asih.

“Masih terbayang ya, ngeri pokoknya,” pungkasnya. (itn)

BACA JUGA:  Pasien Sembuh COVID-19 Meningkat Jadi 1.151 Orang, 19 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Positif