Kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Polri Duga Ada Keterlibatan Pihak Asing

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. (foto : Liputan6.com)

Beritabalionline.com – Mabes Polri menduga adanya keterlibatan pihak asing dalam kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Saat ini polisi sedang melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri.

“Ada (dugaan keterlibatan pihak asing) tapi ini kan penanganannya harus komprehensif. Polri tentunya akan koordinasi dengan Kemlu. Intinya enggak bisa kita sampaikan di sini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Polda Metro Jaya, Minggu (1/9/2019).

Iqbal mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan indentifikasi hingga pemetaan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan pihak asing dalam kerusuhan tersebut

“Sebenarnya kelompok-kelompok lokal yang diduga ada kaitannya dengan kerusuhan terkoneksi dengan beberapa pihak luar. Ini sedang kami petakan, pihak kami dari intelijen dan beberapa kementerian, lembaga terkait sudah bekerja,” ungkapnya, dilansir merdeka.com.

Sebelumnya, unjuk rasa hingga berakhir ricuh terjadi di Kabupaten Deiyai, Papua. Demo menewaskan satu prajurit TNI dan melukai lima anggota kepolisian.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, demo berlangsung di Kantor Bupati Deiyai, Papua hari ini, Rabu (28/8/2019). Awalnya massa yang berdemo hanya berjumlah sekitar 150 orang.

Aparat TNI-Polri yang diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa mencoba bernegosiasi dengan demonstran. Saat itu, ribuan massa dari berbagai macam penjuru tiba-tiba datang dengan membawa senjata tajam dan panah.

“Langsung menyerang aparat keamanan. 1 TNI (meninggal dunia), dan lima (anggota) Polri terluka terkena panah,” ucap Dedi saat ditemui awak media di Ancol, Jakarta Utara.

Selang sehari kerusuhan terjadi di Jayapura. Setidaknya massa bertindak beringas di tujuh titik. Mereka bahkan membobol lapas, membakar polsek dan pertokoan. (itn)

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Awasi Virus Corona Masuk Indonesia