Kepergok Pasang Kamera Pengawas di Mesin ATM, Bule Bulgaria Diringkus Petugas Polda Bali

Bule Bulgaria ditangkap saat hendak pasang kamera pengawas di mesin ATM. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus pencurian data nasabah bank dengan pelaku warga negara asing masih saja terjadi. Ini terlihat saat Polda Bali meringkus warga asing asal Bulgaria, Stoyanov Georgi Invonov (43) ketika hendak memasang alat di sebuah mesin ATM di wilayah Ubud, Gianyar.

“Tersangka ditangkap saat akan memasang alat berupa kamera pengawas di dalam mesin ATM,” terang Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja saat dikonfirmasi, Minggu (1/9/2019).

Kombes Hengky mengatakan, terungkapnya kasus berawal dari adanya laporan upaya ilegal akses oleh warga asing yang diterima Subdit V Dit Reskimsus Polda Bali pada 29 Agustus lalu. Berdasarkan laporan tersebut petugas kemudian melakukan penyelidikan.

Dua hari berselang, polisi mendapat informasi jika pelaku mengarah ke daerah Ubud, Gianyar. Tim Opsnal Subdit V Dit Reskimsus Polda Bali yang dipimpin Kanit 1 Kompol I Wayan Wisnawa Adiputra langsung melakukan penyanggongan tidak jauh dari Restaurant Bebek Bengil di Jalan Hanan, Ubud, Gianyar.

Saat petugas melakukan pengawasan, Sabtu (31/8/2019) sekitar pukul 03.30 WITA, pelaku datang dan menuju mesin ATM yang ada di areal parkir restaurant. Tanpa menunggu waktu lama, petugas meringgkus pelaku saat ia hendak memasang kamera pengawas.

Oleh petugas, bule tangannya dipenuhi tato ini digiring menuju Villa Diana di Jalan Kresna Ulun Tanjung, Legian, Kuta, Badung tempatnya menginap. Di sana ditemukan sebuah handphone merk Oppo, paspor milik tersangka, 4 buah kamera pengawas yang sudah dimodifikasi serta sebuah router.

“Tersangka berkeliling mencari mesin ATM secara acak. Setelah mendapat target yang dituju, tersangka lalu beraksi. Saat ini tersangka menjalani pemeriksaan di Direktorat Reskrimsus Polda Bali untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” beber Kabid Humas.

Tersangka dijerat dengan pasal ilegal akses sebagaiman dimaksud dalam pasal 1 angka 17 dan 18, pasal 5 ayat 1 huruf b angka 1, pasal 1 ayat 1 huruf d, pasal 11, pasal 32,33,34, dan 36 KUHP, Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). (agw)