Impor Setengah Kilogram Sabu, Pria Asal Nepal Terancam Hukuman Mati

Terdakwa di persidangan PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Ngir Man Gurung, terdakwa asal Nepal yang ditangkap membawa sabu lebih dari setengah kilogram, Senin (26/8/2019) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tak tangung-tanggung, akibat perbuatanya, pria 34 tahun ini pun terancam hukuman mati.

Sidang yang dipimpin Hakim I Dewa Budi Watsara itu masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja.

Dalam dakwaan disebutkan, terdakwa ditangkap petugas Bea dan Cukai Ngurah Rai saat tiba di Bandara International Ngurah Rai, Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (25/5/2019) sekitar pukul 20.30 WITA.

Setelah melewati alat pendeteksi X-ray, petugas Bea Cukai yang sebelumnya telah mendapat informasi adanya penyelundupan narkoba langsung menggeledah koper pria kelahiran Gorkha, 26 September 1985, ini.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 63 bungkus plastik berisi bubuk warna putih yang diduga mengandung sediaan narkotika seberat 506,23 gram.

Terkait penangkapan pria asal La Park nomor 8 Rinjilong Gorkh Nepal tersebut, petugas Bea Cukai langsung koordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Denpasar untuk dilakukan pengembangan.

Hasilnya, petugas di lapangan menangkap 1 pelaku lain yang juga satu jaringan yakni Jay Kumar Tamang (berkas terpisah) dan berhasil diamankan barang bukti 222,43 gram sabu.

Terdakwa Ngir Man mengaku membawa sabu tersebut dari Nepal dengan upah sebesar USD 1.500. Saat tiba di Bali, pemilik Paspor 11261498 ini berencana untuk langsung menghubungi rekannya Jay Kumar, namun terlebih dahulu ditangkap petugas.

Berdasarkan isi dakwaan, JPU dari Kejari Denpasar ini menjerat terdakwa dengan Pasal 112 dan 113 ayat (2) UU RI No.35 tentang narkotika tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara 20 tahun atau seumur hidup. (sar)

BACA JUGA:  Dua Pelaku Keprok Kaca Mobil Didor Polisi