Wabup Suiasa Hadiri Puncak HUT ke-19 ST Satya Dharma Banjar Batu Belig

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (ketiga dari kiri) saat menghadiri Puncak HUT ke-19 Sekaa Teruna Satya Dharma, Banjar Batu Belig, Desa Adat Kerobokan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Puncak HUT ke-19 Sekaa Teruna Satya Dharma, Banjar Batu Belig, Desa Adat Kerobokan, dilaksanakan Senin  (19/8/2019) lalu. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. HUT ST Satya Dharma kali ini sedikit berbeda, karena diselenggarakan di pesisir lapangan pantai Batu Belig.

Kedatangan Wabup disambut hangat krama banjar Batu Belig dengan Tari penyambutan Panyembrama yang dibawakan anak-anak. Dalam kesempatan itu, Wabup Suiasa didampingi Camat Kuta Utara AA. Ngurah Arimbawa serta unsur tripika kecamatan, Lurah Kerobokan Kelod I Made Wistawan, para Kelian Adat dan Dinas Banjar Batu Belig serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua ST Satya Dharma, I Gede Nova Aditya Sastrawan melaporkan, kegiatan HUT ST Satya Dharma yang ke-19 ini sudah berjalan dengan baik. Adapaun kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya kejuaraan sepak bola mini ST, SD CUP yang dimulai dari 17 Agustus, sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan final CUP dilangsungkan pada18 Agustus. Mengadakan kegiatan jalan santai yang diikuti seluruh krama Br. Batu Belig, juga diisi pengundian hadiah serta lomba anak-anak hingga dilangsungkan malam puncak HUT ST Satya Dharma.

Nova Aditya berharap, semoga kegiatan-kegiatan HUT ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terutamanya sekaa teruna agar kedepannya dapat mengevaluasi diri, selalu kompak dan bersatu dalam membangun Banjar Batu Balig. Atas nama sekaa teruna, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung yang selalu mendukung serta membina sekaa teruna, melalui kegiatan-kegiatan positif, sehingga berguna bagi masyarakat.

Sementara Wabup Suiasa merasa senang dan bahagia selaku guru wisesa (pemerintah) yang sekaligus mewakili Bupati Badung dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Batu Belig dan menyaksikan puncak perayaan HUT ST Satya Dharma ke -19.

BACA JUGA:  Dimeriahkan 379 Penari Pendet, Mendikbud Resmi Buka Rakernas dan Festival JKPI

“Ini merupakan bentuk sinergitas dari eratnya ikatan pemerintah dengan masyarakat Batu Belig terutamanya Sekaa Teruna sendiri. Ini adalah momentum yang sangat baik dalam membangun hubungan yang harmonis dari pemerintah dengan masyarakatnya melalui kegiatan semacam ini,” terangnya.

Suiasa juga merasa bangga dengan semangat Sekaa Teruna Batu Belig yang sudah melaksanakan kegiatan dengan baik dan antusias terlebih lagi dalam suasana menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74. Jika semangat, kemauan dan tekad ini sudah ditanamkan sejak dini, maka kedepannya Sekaa Teruna pasti bisa meneruskan apa yang menjadi cita-cita pahlawan dalam membangun Negeri ini untuk lebih maju.

Dijelaskan, Sekaa Teruna dalam melaksanakan kewajibannya menuntut ilmu di sekolah maupun di Universitas. Tapi, ilmu yang didapat belum akan sempurna jika tidak diterapkan dalam kehidupan di masyarakat. Sudah selayaknya Sekaa Teruna dapat memilih ilmu yang diperoleh di sekolah maupun di masyarakat sehingga nantinya bisa bermanfaat.

Dalam masyarakat, guru rupaka tidak hanya orang tua namun penglingsir seperti kelian dan bendesa juga disebut guru rupaka. “Saya berharap sekaa teruna selalu belajar dari penglingsir apa yang sebaiknya dilakukan dalam mengabdi di masyarakat. Karena Sekaa Teruna-lah yang akan menjadi penerus selanjutnya dalam membangun serta memajukan banjar maupun Desanya,” pintanya.

Diakhir kegiatan Wabup. Suiasa diampingi Camat, Kelian serta Sekaa Teruna ST Satya Dharma melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbolis Hari jadi yang ke-19. Dalam mendukung kegiatan tersebut Suiasa juga menyerahkan dana kegiatan sebesar Rp 29 juta.(huk)