Gudang Produksi Tempat Sembahyang Terbakar, Dugaan Awal Korsleting Listrik

Api membara dari gudang kayu tempat produksi sanggah yang terbakar. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Gudang kayu bernama UD. Widia Ukir di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdhibuana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung terbakar. Dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting gardu listrik di depan gudang kayu.

“Gudang yang terbakar sehari-hari digunakan memproduksi sanggah,” tutur petugas BPBD Kabupaten Badung, Minggu (18/8/2019).

Tidak hanya gudang kayu milik Widia, dalam kebakaran yang berlangsung, Sabtu (17/8/2019) sekitar pukul 18.50 WITA ini, api juga merembet ke beberapa bangunan lain di dekat gudang kayu.

Informasi diperoleh, sebuah rumah kos milik Ngurah Agung yang berada di utara gudang terbakar. Api lalu menjalar ke bangunan toko milik seorang warga bernama Wayan Suardana di sebelah barat gudang.

Api kembali merembet dan membakar atap bangunan toko milik Desak Putu Tirtanadi yang berada di sebelah timur gudang kayu.

“Tempat kos berisi enam kamar, yang terbakar atapnya. Dua toko juga sama, yang terbakar bagian atap,” ucap petugas.

Tujuh unit mobil pemadam kebakaran BPBD Badung serta tiga unit mobil pemadam kebakaran BPBD Tabanan di kerahkan ke lokasi. Setelah kurang lebih tiga jam, api berhasil dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar,” kata petugas BPBD Badung. (agw)

BACA JUGA:  Bupati Jembrana Harap Nilai Ambang Batas Kelulusan CPNS Tidak Terlalu Tinggi