Penderita Kanker Servik di Tabanan Selama 2018 Capai 45 Orang

Sekda Tabanan I Gede Susila saat membuka seminar Edukasi Kesehatan tentang Kanker. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Hasil pemeriksaan IVA tahun 2018 hingga saat ini, di Kabupaten Tabanan ditemukan kasus IVA positif sebanyak 346 orang. Sementara dari hasil diagnosa dokter, di daerah ini jumlah penderita kanker servik selama tahun 2018 tercatat 45 orang.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Tabanan, I Gede Susila saat membuka seminar Edukasi Kesehatan tentang Kanker pada Organ Reproduksi Perempuan mewakili Bupati Tabanan di ruang rapat Kantor bupati, Kamis (15/8/2019).

Dikatakan, pencegahan kanker servik di Kabupaten Tabanan telah dilakukan sejak 2012 melalui pemeriksaan dini, yaitu IVA atau inspeksi visual asam asetat untuk mendeteksi kanker servik yang merupakan salah satu kanker pada organ reproduksi wanita dan sadanis untuk mendeteksi dini kanker payudara.

“Dengan hadirnya CISC dapat memberikan informasi, edukasi dan berbagi pengalaman secara berkesinambungan pada ibu-ibu dan penderita kanker di Kabupaten Tabanan. Selalu menjaga kesehatan dengan berperilaku cerdik yaitu cek kesehatan secara rutin, rajin aktivitas, diet seimbang dan kelola stress dengan baik,” terang Susila.

Seminar ini di hadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika, Ketua Umum CISC Aryanthi Baramuli Putri, anggota tim penggerak PKK Tabanan, anggota DWP Tabanan, para medis di lingkungan pemkab Tabanan, para siswa tingkat SMA/SMK serta masyarakat umum.

Bupati Tabanan dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Tabanan mengapresiasi kegiatan ini serta mengucapkan terimakasih sekaligus berbangga atas kepercayaan yang diberikan CISC yang telah berkenan memberikan informasi dan testimoni bagi penderita kanker kepada masyarakat, dan pentingnya menjaga kesehatan dan pencegahan kanker.

Dijelaskan, menurut data WHO kanker menjadi penyebab kematian nomer dua di dunia setelah kardiovaskuler. Disamping itu, kanker juga  menimbulkan beban ekonomi karena biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan sangatlah besar.

BACA JUGA:  Mengisi Libur Sekolah, Pemkot Denpasar Gelar Pelatihan Fotografi untuk Siswa

Seminar sehari ini mendatangkan narasumber dr. Toto Imam Soeparmono,Sp.OG,K.Onk dari Rumah Sakit Gatot Subroto, Jakarta. (tra)