Wabup Kasta sidak Dinas PUPR dan Dinas Sosial

Wabup Made Kasta sidak dinas PUPR dan Dinas Sosial.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Mungkin tidak ingin dinilai sebagai banserep semata Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta secara mendadak pada Senin (5/8/2019) melakukan sidak ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Klungkung.

Dalam sidaknya  di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Kabupaten Klungkung, Wabup Kasta mengecek data mengenai Proyek yang sedang berjalan dan proyek yang akan berjalan di Klungkung Daratan maupun Klungkung Kepulauan Nusa Penida.

Dengan tegas Wabub Kasta mengingatkan kepada di Dinas PUPR agar jangan sampai ada proyek yang mengalami kendala pada saat proses pengerjaannya. “Buat Perencanaan yang matang dan perhatikan track record perusahaan yang mengikuti proses pengadaan,” ujar Wabup Kasta mengingatkan .

Diingatkan pula oleh Wabup  kepada Dinas PUPR berserta jajarannya harus tanggap dan peka terhadap insfrastruktur jalan yang harus diutamakan dan menampung keluhan masyarakat jika membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan jalan serta menekankan agar bekerja secara propesional dan sesuai dengan sistem yang ada dan tidak melanggar hukum.

Selanjutnya dalam sidak lanjutan di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Wabup Kasta mengecek data penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang berdasarkan surat keputusan Mentri Sosial Nomor 79/HUK/2019 tahun 2019 untuk mengantisipasi resiko terjadinya keluhan peserta yang dinonaktifkan sebagai peserta PBI-JK dan memastikan peserta tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan JKN-KIS termasuk pelayanan kepada peserta PBI pengganti.

“Pengecekan kali ini untuk memastikan data nama peserta dan nama pegganti sesuai dengan data yang ada di Desa, sehingga Perbekel bisa menginformasikan ke warganya. Saya khawatir, nanti peserta yang tidak tahu bahwa dia sudah dinonaktifkan sebagai PBI, akan marah-marah kepada rumah sakit yang menolak memberikan layanan kepadanya. Ujung-ujungnya peserta dan rumah sakti akan saling berselisih paham, yang kita ingingkan bagaimana pemerintahan ini berjalan lancar dan  masyarakat tetap dilayani” Terang Wabup Made Kasta mengingatkan jajarannya.(riz)

BACA JUGA:  Puluhan Pejabat Karangasem Diuji Kompetensi