Jatuh Terlindas Truk, Pasutri Asal Tabanan Tewas di Tempat

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Pasangan suami istri bernama I Gede Rustiada (37) dan Ni Wayan Juni Ariani (36) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengendarai sepeda motor di Jalan Ir. Soekarno jurusan Denpasar-Gilimanuk.

“Wayan Juni yang dibonceng meninggal di tempat, sedangkan Gede Rustiada meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” terang petugas di lapangan, Minggu (4/8/2019).

Dalam peristiwa tersebut, anak perempuan korban berinisial NMSA (9) dilarikan ke BRSU Tabanan karena mengalami luka pada lutut, bengkak pada alis mata kanan serta memar di pundak kiri.

Kejadian berawal ketika pasutri yang tinggal di Banjar Selingsing Klod, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan ini berboncengan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 6196 HZ datang dari arah utara (Gilimanuk) menuju arah selatan, Minggu (4/8/2019) sekitar pukul 10.30 Wita.

Tiba di TKP tepatnya di barat bundaran Patung Adipura wilayah Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Gede Rustiada mendahului kendaraan lain yang identitasnya tidak diketahui dengan mengambil haluan kanan.

Secara bersamaan dari arah belakang datang sebuah sepeda motor menyalip. Karena terkejut, Gede bersama motornya jatuh melintang di tengah jalan. Naas, dari arah berlawanan datang truk Merzedes Benz nomor polisi P 9503 UX yang dikemudikan Sofyan (50).

Jarak yang dekat membuat pengemudi truk tidak sempat mengerem sehingga langsung menyeret pengendara motor. Wayan Juni yang saat itu dibonceng meninggal dunia di tempat setelah kepalanya tergilas ban belakang kanan truk.

“Kesimpulan awal pengemudi sepeda motor Honda Vario kurang hati-hati. Dia mengendarai sepeda motor mengambil lajur kanan, mendahului kendaraan lain dalam keadaan situasi arus lalu lintas tidak aman sehingga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan,” ucap sumber. (agw)

BACA JUGA:  785 Peserta Se-Bali Semarakkan Pelangi Denpasar Kite Festival Ke-5