Senyum Baiq Nuril saat Terima Salinan Keppres Amnesti

Baiq Nuril Bertemu Presiden Jokowi. (foto : Liputan6.com)

Beritabalionline.com – Senyum terus mengambang di wajah terpidana pelanggaran UU ITE Baiq Nuril Maknun, usai menerima salinan keputusan presiden (Keppres) amnesti dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Baiq Nuril bertemu dengan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Jumat (2/8/2019).

Mengenakan baju berwarna putih serta jilbab merah, Baiq Nuril menemui Jokowi di ruang kerjanya. Tak ada lagi raut wajah sedih yang ditujukan Baiq, seperti sebelum masih memperjuangkan amnestinya.

Begitu masuk ke ruangan kerja Jokowi, Baiq Nuril langsung melemparkan senyum sumringah. Di sana, Jokowi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno langsung menyambut Nuril.

Baiq Nuril pun langsung menyalami Jokowi. Dia kemudian dipersilakan duduk oleh mantan Wali Kota Solo itu. Jokowi sempat menanyakan kondisi kesehatan dan tempat tinggal Nuril.

Setelah mendapat salinan Keppres dari Yasonna, Baiq Nuril pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang telah memberikannya amnesti. Sebab, amnesti dari Jokowi merupakan satu-satunya jalan Baiq Nuril lepas dari jeratan hukum.

Perjalanan Baiq Nuril untuk mendapatkan amnesti pun berliku. Dia mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung atas perkara pelanggaran UU ITE terkait penyebaran rekaman berisi pembicaraan asusila secara elektronik yang menimpa dirinya.

Namun, MA melalui putusannya menolak permohonan PK tersebut. Baiq Nuril lalu mengirimkan surat kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk Jokowi. Melalui surat itu, dia menaruh harapan agar Jokowi mengabulkan amnesti secepatnya.

Jokowi pun memberikan amnesti kepada Nuril yang ditekennya pada Senin 29 Julu 2019. Kini, lewat amnesti Jokowi, Baiq Nuril bebas dari vonis 6 bulan penjara karena dinilai melanggar UU ITE. (itn)

BACA JUGA:  Dua Hari Hilang, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kubangan Bekas Galian Padas