Ni Luh Djelantik Ingin Pelaku yang Hina Masyarakat Bali Diproses Hukum

Perancang Ni Luh Djelantik tunjukkan surat laporan. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Perancang Ni Luh Djelantik (44) diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali untuk dimintai keterangan atas kasus dugaan penghinaan terhadap masyarakat Bali yang dilakukan seorang perempuan bernama Lisa Marlina.

“Klien kami dimintai keterangan untuk mempertajam laporan yang sebelumnya telah dibuat. Misalnya soal kapan klien kami mengetahui terlapor (Lisa Marlina) membuat status di Twitter, kapan klien kami berkomunikasi dengan terlapor, dan sebagainya,” ucap Daniar Trisasongko selaku kuasa hukum Ni Luh Djelantik saat ditemui usai melapor di Mapolda Bali, Senin (29/7/2019).

Daniar menerangkan, ada sekitar sepuluh pertanyaan yang ditanyakan penyidik kepada kliennya. Kendati demikian ia enggan membeberkan materi pertanyaan dengan alasan proses masih berjalan.

“Nanti setelah klien kami, ada dua orang saksi yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Kedua saksi tersebut tinggal di Bali, dan mereka menyatakan siap jika sewaktu-waktu dimintai keterangan,” jelasnya.

Terkait alasan melaporkan Lisa Marlina ke polisi, Ni Luh Djelantik menegaskan jika hal itu sebagai pembelajaran kepada siapapun agar menghormati masyarakat lain. Disinggung terlapor pernah berusaha mengajukan upaya damai, ia mengaku enggan menanggapi.

“Dia sempat menyampaikan permintaan maaf, serta alasan kenapa dia melakukan itu. Tapi saya katakan, saya bukan pihak berwenang untuk menilai alasan-alasan itu. Terakhir sekitar dua hari lalu dia WA, tapi saya tidak balas,” ucapnya.

Pemilik nama lengkap Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik ini menambahkan, sebagai warga Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan kedamaian, semestinya setiap warga negara menghormati satu sama lain dengan latarbelakang yang berbeda.

“Kenapa saya tetap bersikukuh melapor, karena ini saya anggap sebagai perbuatan yang sangat melukai. Jadi sekali lagi saya sampaikan, biar proses hukum berjalan. Urusan lain-lain seperti dia mau damai, itu belakangan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Periksa 15 Orang Saksi, Kejati Bali Bersurat ke OJK untuk Buka Rekening Tri Nugraha

Ni Luh Djelantik melaporkan Lisa Marlina ke Ditreskrimsus Polda Bali usai pemilik akun Twitter @lisaboedi ini menulis cuitan tentang Bali, Sabtu (20/7/2019) lalu.

“Di Bali itu enggak ada pelecehan seksual karena kalau dilecehkan ya senang-senang saja, mau menyalurkan hasrat pun gampang karena pekerja seks komersial dan lokalisasinya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi enggak akan ada yang laporin-lah,” tulis Lisa Marlina.

Mengetahui itu, Ni Luh Djelantik pun membalas. Dalam tulisannya ia juga menyatakan tak segan untuk mengambil langkah hukum atas perbuatan Lisa.

“Lisa Marlina. Setidaknya berpikir dulu sebelum kamu menuliskan hinaan itu bahwa pelacuran dan pelacur available di setiap jengkal di Bali. Sungguh kebencianmu telah menutupi hatimu,” tulis Ni Luh Djelantik dalam laman instagramnya sembari menscreenshot tulisan Lisa Marlina. (agw)