Masyarakat Belum Patuh, BNN Tolak Ganja Dilegalkan di Indonesia

BNNP Bali sita puluhan kilogram ganja beberapa waktu lalu. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Meski beberapa negara di dunia telah melegalkan narkotika jenis ganja, tidak demikian dengan Indonesia. Bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI secara tegas menolak meski dengan alasan penggunaan ganja untuk keperluan medis.

“Kami sangat tidak setuju jika hal itu diterapkan di Indonesia,” kata Sekretaris Utama BNN RI Irjen Pol. Adhi Prawoto saat ditemui menyaksikan kegiatan layanan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) dan agen pemulihan, Kamis (25/7/2019) di Denpasar.

Ia menyebut, alasan mendasar BNN RI menolak ganja dilegalkan di tanah air dikarenakan masyarakat belum patuh terhadap peraturan yang ada.

“Kalau dibebaskan gimana, masyarakat kita aja belum patuh. Yang kita khawatirkan nanti malah disalahgunakan. Jadi jangan coba-cobalah,” tegasnya didampingi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI dra. Yunis Farida Oktoris Triana.

Irjen Prawoto tidak menampik selama ini sudah ada pembicaraan terkait hal tersebut. Namun kembali ditegaskan bahwa BNN RI akan tetap menolak jika ganja dilegalkan di Indonesia.

“Terus terang, negara-negara yang sudah terlanjur melegalkan ganja saat ini merasa kecewa dan merasa kecolongan,” tuturnya. (agw)

BACA JUGA:  Prihatin Kondisi Bangsa, Puluhan Umat Lintas Agama Gelar Sembahyang Bersama di Pura Dalem Solo