DPC Peradi Denpasar Kecam Tindakan Oknum Advokat Aniaya Majelis Hakim

Ketua DPC Peradi Denpasar I Wayan Purwita SH MH. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Denpasar mengecam sekaligus menyesalkan tindakan penyerangan dan penganiayaan oleh seorang oknum advokat terhadap majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang sedang menjalankan tugas profesinya.

“Aksi tersebut sangat mencoreng nama baik advokat sebagai profesi yang mulia dan terhormat (officium nobile). Kami sangat menyesalkannya,” kata Ketua DPC Peradi Denpasar I Wayan Purwita SH MH melalui rilis pada media massa di Denpasar, Jumat (19/7/2019).

Purwita menyayangkan peristiwa itu justru terjadi di saat profesi advokat sedang berada pada fase kritis. “Belakangan ini profesi advokat sedang berada pada fase kritis akibat begitu banyaknya organisasi advokat di Indonesia (multi bar), yang seakan berlomba mencetak advokat baru tanpa mengutamakan kualitas yang mumpuni untuk profesinya. Ini tentu mempersulit pengawasan atas segala tindakan advokat agar sesuai dan sejalan dengan Kode Etik Advokat Indonesia,” ujarnya, geram.

Berkaitan dengan itu, lanjut Wayan Purwita, pihaknya sangat mengutuk tindakan oknum advokat tersebut, karena selain telah mencoreng nama baik profesi advokat, juga tindakan yang bersangkutan sangat tidak mencerminkan sosok seorang advokat yang mulia dan terhormat.

Sebagai penegak hukum, sudah seharusnya seorang yang berprofesi advokat menjaga marwah profesi advokat sebagai profesi officium nobile dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum yang menjatuhkan nama baik profesi advokat.

Terhadap tindakan tersebut, sudah sepatutnya tidak hanya dijatuhi sanksi kode etik oleh organisasi advokat yang menaungi oknum advokat ‘ringan tangan’ tersebut, namun juga harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, demikian advokat senior itu menegaskan. (agw)

BACA JUGA:  Hendak Edarkan Ganja di Kuta, Sales Barang Elektronik Diciduk BNNP Bali