Gubernur Bali Prioritaskan Renovasi Bangunan Sekolah yang Rusak Pascagempa

Pecahan genting sekolah di wilayah Kabupaten Badung berserakan pascagempa. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster akan memanggil pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, untuk melakukan renovasi sekolah yang rusak akibat gempa berkekuatan 6.0 magnitudo pada Selasa (16/7/2019) pagi.

“Nanti kita koordinasikan dengan rapat Disdikpora. Yang rusak kita bantu rehab,” kata Koster kepada awak media saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Rabu (17/7/2019).

Sementara untuk bantuan yang akan diberikan tergantung biaya yang dibutuhkan. Selain itu, Koster juga memberikan dukungan positif kepada masyarakat Bali. Karena menurut Koster gempa yang terjadi kemarin bertepatan dengan hari baik bagi warga Bali, yaitu pada bulan Purnama Kasa.

“Itu gempa pertanda baik, jatuhnya di bulan Purnama Kasa. Katanya, ini akan membawa berkah, anugerah akan sejahtera di Bali ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, akibat gempa yang mengguncang Pulau Dewata pada Selasa (16/7/2019), hingga saat ini tercatat ada 48 bangun yang rusak di Bali. Di antaranya, di Kabupaten Gianyar ada 5 bangunan yang rusak, Denpasar 1 bangunan rusak, di Kabupaten Badung 36 bangunan rusak, Kabupaten Tabanan 1 bangunan rusak dan Kabupaten Buleleng 2 bangunan rusak dan total nilai kerusakan sementara mencapai Rp727 juta.

Sementara untuk sekolah yang rusak di Kabupaten Badung, Bali, sebanyak 15 sekolah yang rusaknya mulai dari genteng, plafon dan dinding yang retak.

Selain merusakkan sejaumlah bangunan seperti sekolah, tempat ibadah, hotel dan fasilitas lainnya, gempa yang mengguncang Bali berkekuatan 6.0 magnitudo, juga menyebabkan beberapa orang luka-luka. (agw) 

BACA JUGA:  Satpol PP Bersinergi dengan Pecalang dan Relawan Jaga Pintu Masuk Bali