KPK Pecat Pengawal Tahanan yang Antar Idrus Marham

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (foto : net)

Beritabalionline.com – Direktorat Pengawasan Internal Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) merampungkan pemeriksaan terhadap pengawal tahanan bernisial M yang mengawal Idrus Marham saat berobat di RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dari hasil pemeriksaan disimpulkan ada kelalaian dari pengawal tahanan. Pimpinan KPK pun memutuskan memberiksan sanksi kepada M.

“Pimpinan memutuskan saudara M diberhentikan dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana yang diatur di peraturan tentang kode etik KPK dan aturan lain yang terkait,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Selasa (26/7/2019).

Febri mengatakan, proses pemeriksaan dan penelusuran informasi terkait berobatnya Idrus Marham dilakukan sendiri oleh Direktorat PI KPK. Direktorat PI KPK memeriksa pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut dan mempelajari bukti-bukti elektronik yang telah didapatkan.

“Direktorat Pengawasan Internal KPK juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya terus akan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran yang terjadi,” kata Febri.

Lantaran kejadian ini tak mau terulang, KPK pun melakukan pengetatan terhadap izin berobat tahanan. Seluruh pengawal tahanan juga telah dikumpulkan untuk diberikan pengarahan tentang disiplin dan kode etik.

“KPK akan terus melakukan pengetatan aturan dan tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apapun,” kata Febri.

M sendiri menjadi pegawai KPK sejak Februari 2018 sebagai Pegawai Tidak Tetap KPK. Sehingga sampai pemberhentian dilakukan, yang bersangkutan bekerja di KPK selama 1 tahun 5 bulan.

Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia menduga ada maladministrasi dari keluarnya Idrus Marham saat berobat di RS MMC, Kuningan. Idrus tak mendapat pengawalan ketat saat berobat.

Mantan Sekjen Golkar itu tampak memegang handpohne, bahkan sempat mampir ke coffee shop saat izin berobat ke dokter gigi di RS MMC, Kuningan beberapa waktu lalu. *itn

BACA JUGA:  Satgas Luncurkan Inovasi Baru Pemantau Disiplin Prokes dan Sistem Bersatu Lawan Covid-19