Perajin Denpasar Dominasi Juara Desain PKB 2019

Perajin kain tenun Kota Denpasar yang tampil di PKB 2019. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Perajin Kota Denpasar berhasil mendominasi Lomba Kerajinan dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2019, dengan menyabet juara I lomba desain tenun cagcag dan juara I desain perhiasan emas.

 Ajang lomba desain kerajinan di arena PKB tahun ini perajin Denpasar mampu menyabet juara I dari dua kategori desain yang dilombakan. Hal ini diharapkan bisa  menjadi motivasi  bagi perajin dalam meningkatkan inovasi dan kreatifitas kedepan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra saat ditemui, Selasa (9/7/2019) di Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Selly juga mengapresiasi semangat para perajin Denpasar untuk berkreatifitas yang mampu menorehkan prestasi dalam ajang PKB tahun ini.

Lebih lanjut Selly mengatakan, motivasi dalam setiap kegiatan monitoring dan evaluasi bagi perajin di Kota Denpasar rutin dilaksanakan melibatkan stakeholder OPD terkait Pemkot Denpasar, dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dekranasda dan perajin itu sendiri.

Langkah ini mampu memberikan dorongan semangat para perajin untuk terus melakukan inovasi serta memberikan pendampingan dalam menanggulangi berbagai permasalahn yang dihadapi.

“Pendampingan dalam monitoring dan evaluasi rutin kami laksanakan bersama stakeholder yang ada di Denpasar untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi para perajin,” tuturnya.

Ditambahkan, permaslaahan seperti permodalan, tenaga kerja, hingga produksi terus dilakukan koordinasi dan komunikasi. Pengingkatan produksi dilakukan lewat inovasi seperti pelatihan, berpameran hingga peningkatan eksistensi tenun endek melalui kegiatan fashion show.

Hal tersebut memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perajin untuk terus berinovasi sehingga berdampak pula dalam daya saing produk perajin di tingkat daerah maupun nasional.

BACA JUGA:  Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Belajar ke Gianyar

“Denpasar tidak memiliki sumber daya alam, namun memiliki sumber daya manusia yang dapat terus diberdayakan untuk memunculkan kreatifitas dan inovasi baik dalam melahirkan produk yang kaya ragam dan warna,” ungkapnya.

Sementara Kabid Industri Kerajinan, Aneka dan Sandang, Disperindag Kota Denpasar, Ida Ayu Dewi Citrawati mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan secara kontinu dilakukan kepada perajin dalam meningkatkan daya saing produk.

Pada PKB tahun ini dua perajin berhasil menyabet juara I untuk desain tenun cagcag diraih Jepun Bali dan desain perhiyasan emas diraih Sunaka Jewerly, serta kategori desain produk sandang, perajin Denpasar meraih Juara II dari perajin MG Colection.

Ayu Dewi juga menjelaskan bahwa untuk penguatan industri kecil menengah (IKM) pihaknya juga acapkali mengadakan pelatihan kepada para perajin yang materinya terkait dengan teori dan praktek manajemen kewirausahaan.

Hal itu dimaksudkan untuk memotiviasi para pelaku usaha pemula agar mampu mengelola usaha yang dimiliki. Terlebih lagi mampu berpikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif serta mempunyai keberanian dalam menangkap peluang. *tra